Keluarga Serka Imam dapat santunan dari TNI AL
Kamis, 06 Maret 2014 - 18:19 WIB
Keluarga Serka Imam dapat santunan dari TNI AL
A
A
A
Sindonews.com - Korban ledakan gudang amunisi di markas Kopaska Pondok Dayung Jakarta Utara, Serka (anumerta) Imam Syafii mendapat kenaikan pangkat.
Tak hanya itu, pihak TNI AL juga akan memberikan santunan dinas kepada keluarganya.
Kepala Staf TNI AL, Laksmana Marsetio mengatakan, hasil penyelidikan oleh timnya, Sertu meninggal karena ledakan.
Pangkat almarhum dinaikkan menjadi Sersan Kepala (Serka). Karena, almarhum membantu pemadaman karena ada asap,
"Kemudian beliau kena ledakan," katanya di rumah Serka Imam, Kamis (6/3/2014).
Menurutnya, almarhum meninggal dunia dalam tugas, dalam rangka mengamankan aset-aset militer. Karena itu, pihaknya menaikkan pangkat Almarhum dari Sersan Satu ke pangkat lebih tinggi menjadi Sersan Kepala.
"Kami akan memberi santunan dinas kepada keluarga," ujarnya.
Namun, dia tak menjelaskan nilai dan bentuk santunan yang diberikan kepada keluarga Serka Imam Syafii. Dia menambahkan, ledakan yang terjadi, pihaknya mengaku masih melakukan penyelidikan.
Baca juga:
Serka Imam dimakamkan secara militer
Korban tewas insiden gudang amunisi naik pangkat
Tak hanya itu, pihak TNI AL juga akan memberikan santunan dinas kepada keluarganya.
Kepala Staf TNI AL, Laksmana Marsetio mengatakan, hasil penyelidikan oleh timnya, Sertu meninggal karena ledakan.
Pangkat almarhum dinaikkan menjadi Sersan Kepala (Serka). Karena, almarhum membantu pemadaman karena ada asap,
"Kemudian beliau kena ledakan," katanya di rumah Serka Imam, Kamis (6/3/2014).
Menurutnya, almarhum meninggal dunia dalam tugas, dalam rangka mengamankan aset-aset militer. Karena itu, pihaknya menaikkan pangkat Almarhum dari Sersan Satu ke pangkat lebih tinggi menjadi Sersan Kepala.
"Kami akan memberi santunan dinas kepada keluarga," ujarnya.
Namun, dia tak menjelaskan nilai dan bentuk santunan yang diberikan kepada keluarga Serka Imam Syafii. Dia menambahkan, ledakan yang terjadi, pihaknya mengaku masih melakukan penyelidikan.
Baca juga:
Serka Imam dimakamkan secara militer
Korban tewas insiden gudang amunisi naik pangkat
(ysw)