Ledakan gudang amunisi TNI juga lukai polisi
Rabu, 05 Maret 2014 - 13:27 WIB
Ledakan gudang amunisi TNI juga lukai polisi
A
A
A
Sindonews.com - Dalam peristiwa ledakan hebat di markas Komando Pasukan Katak (Kopaska) Kawasan Armada Barat TNI AL, Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara ternyata juga melukai anggota polisi.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, lokasi gudang memang berdekatan dengan Markas Direktorat Kepolisian Perairan (Pol Air) Polda Metro Jaya.
"Selain anggota TNI ada juga anggota Polri yang terluka. Namun jumlah belum dapat disampaikan karena masih dalam proses pendataan," tuturnya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (5/3/2014).
Selain itu Rikwanto juga mengatakan bahwa pihaknya telah membantu memblokir tempat ledakan, meski tempat itu dapat dikatakan terisolir.
"Kami tetap berupaya menjaga agar masyarakat tidak masuk dan kapal tidak mendekat," ujar Rikwanto.
Meski demikian, Rikwanto belum dapat menjelaskan penyebab ledakan tersebut, termasuk inventarisir korban, kerusakan, dan bagaimana pengendaliannya.
Hingga saat ini, selain ada Anggota Dit Pol Air Polda Metro Jaya, ada pula Kapolsek KP3, Kapolres Pelabuhan, dan Tim Disaster Victim Investigation di lokasi ledakan.
"Mereka stand by manakala dibutuhkan untuk membantu korban," tukasnya.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, lokasi gudang memang berdekatan dengan Markas Direktorat Kepolisian Perairan (Pol Air) Polda Metro Jaya.
"Selain anggota TNI ada juga anggota Polri yang terluka. Namun jumlah belum dapat disampaikan karena masih dalam proses pendataan," tuturnya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (5/3/2014).
Selain itu Rikwanto juga mengatakan bahwa pihaknya telah membantu memblokir tempat ledakan, meski tempat itu dapat dikatakan terisolir.
"Kami tetap berupaya menjaga agar masyarakat tidak masuk dan kapal tidak mendekat," ujar Rikwanto.
Meski demikian, Rikwanto belum dapat menjelaskan penyebab ledakan tersebut, termasuk inventarisir korban, kerusakan, dan bagaimana pengendaliannya.
Hingga saat ini, selain ada Anggota Dit Pol Air Polda Metro Jaya, ada pula Kapolsek KP3, Kapolres Pelabuhan, dan Tim Disaster Victim Investigation di lokasi ledakan.
"Mereka stand by manakala dibutuhkan untuk membantu korban," tukasnya.
(ysw)