63 pedagang Blok G tutup kios

Rabu, 12 Februari 2014 - 03:57 WIB
63 pedagang Blok G tutup...
63 pedagang Blok G tutup kios
A A A
Sindonews.com - Sebanyak 63 pedagang di Pasar Blok G Tanah Abang menutup kiosnya. Penutupan kios lantaran setelah enam bulan menempati kios, namun tidak ada penghasilan yang signifikan.

Tidak hanya itu sebagian pedagang yang masih bertahan berharap agar pemerintah memperpanjang sewa gratis kios tersebut.

Keberadaan Pasar Blok G Tanah Abang, yang merupakan tempat relokasi pedagang Kaki-5 di sekitar kawasan Tanah Abang sudah enam bulan yang lalu diresmikan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

Berbagai upaya dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk membuat kawasan tersebut ramai. Di antaranya dengan memberikan undian berhadiah, senam bersama serta pagelaran musik.

Namun hal ini tidak membawa perubahan yang signifikan. Karena hal itu, banyak pedagang terutama yang ada di lantai 3 memilih untuk mebiarkan kiosnya tertutup.

Muhammad Warno, Kepala Keuangan Pasar Blok G Tanah Abang mengatakan, sebanyak 63 kios yang ada di lantai 1, 2 dan 3 tidak diisi pemiliknya sejak sebulan terakhir. Dirinya mengaku sudah memberikan surat peringatan terakhir kepada pemilik kios.

"Bila memang itu diabaikan, kita melakukan pembatalan sementara. Dan bila itu juga tetap diabaikan, maka langkah terakhirnya pembatalan selamanya, yakni pedagang tidak boleh lagi berjualan di Pasar Blok G," ungkapnya, Selasa (11/2/2014).

Dirinya mengatakan, seharusnya para pedagang bisa lebih bersabar dan melakukan penjualan yang lebih inovatif. Misalnya dengan cara mengiklankan di jejaring sosial. Sebab menurutnya saat ini banyak cara untuk berjualan dan jangan hanya mengandalkan pemerintah untuk melariskan barang dagangannya.

"Saya rasa pemerintah sudah berupaya maksimal, sekarang tinggal bagaimana kreativitas pedagang untuk bisa bersaing dengan pedagang lainnya," ujar Warno.

Rahman, salah seorang pedagang pakaian di lantai dua Blok G itu mengatakan, enam bulan bukan waktu yang sebentar, sehingga bagi pedagang yang hanya mengharapkan penghasilan dari satu tempat ini pasti akan frustasi.

Mayoritas pedagang yang masih bertahan memilik trik agar bisa bertahan. Mulai dari ikut night market yang diadakan di setiap akhir pekan ataupun dengan cara berjualan dari mulut ke mulut.

Melihat kondisi pasar yang masih sepi, sambungnya, ia dan pedagang lainnya pun kian resah karena terhitung bulan keenam sejak penempatan kios dirinya harus sudah mulai membayar sewa.

"Memang ketentuan dari pasar seperti itu, tapi kalau melihat kondisi seperti ini kami tidak sanggup membayar," ucapnya.

Keluhan serupa diungkapkan pedagang lainnya di lantai 3, Yusuf, ia memilih menutup kiosnya karena setiap harinya hampir tidak adanya pembeli satu pun. "Kalau di lantai 3 orang lewat saja enggak, bagaimana mau belanja," tuturnya.

Baca:
Ini harapan pedagang Blok G pada Jokowi
Sebulan, pedagang Blok G hanya jual 3 pakaian
(hyk)
Berita Terkait
Halau PKL, 100 Personel...
Halau PKL, 100 Personel Satpol PP Dikerahkan Berjaga di Kawasan Tanah Abang
100 Personel Satpol...
100 Personel Satpol PP-Dishub Dikerahkan Jaga Ketat Kawasan Tanah Abang
Jelang Ramadan 2024,...
Jelang Ramadan 2024, Pasar Kaget Depan Stasiun Tanah Abang Dibanjiri Pembeli
Hari Ini Pasar Tanah...
Hari Ini Pasar Tanah Abang Tampak Lengang
Commuter Line Tak Berhenti...
Commuter Line Tak Berhenti di Tanah Abang, Warganet Mengeluh di Twitter
Pasar Tanah Abang Kini...
Pasar Tanah Abang Kini Lengang dan Sepi Pembeli, Belanja Lebaran Sudah Kelar?
Berita Terkini
Akademisi Desak Polri...
Akademisi Desak Polri Tindak Penyebar Disinformasi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI
27 menit yang lalu
Kapolsek Jagakarsa:...
Kapolsek Jagakarsa: Ancaman Bom di SDN Jaksel Dikirim lewat WhatsApp saat Upacara
1 jam yang lalu
Ancaman Teror Bom Gegerkan...
Ancaman Teror Bom Gegerkan SDN Srengseng Sawah 15 saat MPLS, Siswa Dievakuasi
1 jam yang lalu
Kebakaran Landa Permukiman...
Kebakaran Landa Permukiman Warga di Pulogadung, 3 Orang Tewas dan 1 Luka
1 jam yang lalu
Tutup Kaderisasi Nasional...
Tutup Kaderisasi Nasional 2026, Ansor Canangkan Cetak Biru Kepemimpinan Nasional
2 jam yang lalu
Dituntut 8,5 Tahun Penjara,...
Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Gubernur Riau: JPU Abaikan Fakta Persidangan
3 jam yang lalu
Infografis
McDonalds di Malioboro...
McDonalds di Malioboro Tutup, Faktor Boikot Israel?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved