2.098 penyandang difabel tak tercover JKN

Jum'at, 07 Februari 2014 - 15:57 WIB
2.098 penyandang difabel...
2.098 penyandang difabel tak tercover JKN
A A A
Sindonews.com - Diskriminasi program layanan kesehatan terhadap kaum penyandang disabilitas atau difabel hingga kini masih terus terjadi.

Seperti yang terjadi pada Tahun 2013 lalu, setidaknya ada 2.098 penyandang difabel yang tidak tercover Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) maupun Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Sasana Integrasi dan Advokasi Difabel (Sigab) pun akhirnya mengadukan persoalan ini ke Ombudsman Republik Indonesia (ORI) perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mereka menuntut kepesertaan yang dirasa mustahil didapatkan dengan parameter yang diberlakukan saat ini.

“Yang utama ingin kita perjuangkan adalah kepersertaan para penyandang difabel,” kata Direktur Sigab M Joni Yulianto, Jumat (7/2/2014).

Dia mengatakan, selama ini masih ada masalah dalam kepesertaan program kesehatan yang kini dicover JKN. Sebab, untuk mendapatkan kepesertaan harus memenuhi parameter agar masuk kriteria miskin dan tidak mampu. Sedangkan difabel sulit memanuhi kriteria tersebut.

“Kategori miskin yang ditetapkan pemerintah itu tidak aplikabel bagi difabel. Misal pun ada yang punya upah di atas UMR (upah minimum regional), tapi mereka masih harus mengeluarkan biaya rutin untuk pengobatannya. Jadi yang dihitung hanya pendapatan, beban tidak pernah termasuk,” katanya.

Syamsudin, anggota Sigab mengatakan, pelayanan terhadap difabel juga cenderung lebih lambat. Jika pun tercover Jamkesmas, pelayanan yang diberikan masih sangat memberatkan. Misalnya saja, ada salah satu difabel yang dirawat di RS swasta dengan menggunakan Jamkesmas, sebelum menjadi JKN.

"Namun setelah seminggu dirawat, pasien itu ‘diusir’ halus oleh RS di mana dia menjalani perawatan. Belum lagi, masih banyak obat yang ternyata tidak discover jaminan kesehatan," tukasnya.
(rsa)
Berita Terkait
SMC RS Telogorejo Semarang...
SMC RS Telogorejo Semarang Luncurkan 3 Inovasi Pelayanan Kesehatan
Kehadiran dan Ketersediaan...
Kehadiran dan Ketersediaan Layanan Kesehatan Dinilai Penting
Jabat Ketua PW IAMARSI,...
Jabat Ketua PW IAMARSI, Willi Putra Siap Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Momentum Benahi Pelayanan...
Momentum Benahi Pelayanan Kesehatan
Beroperasi, Klinik Nuhrintama...
Beroperasi, Klinik Nuhrintama Diharap Tunjang Pelayanan Kesehatan di Gowa
Mudahkan Pengguna, SehatQ...
Mudahkan Pengguna, SehatQ Layani Pemesanan Obat Secara Online
Berita Terkini
Gunung Merapi Semburkan...
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Guguran hingga 2 Km Pagi Ini
7 menit yang lalu
Tangis Pecah di Indramayu,...
Tangis Pecah di Indramayu, 12 Korban Kecelakaan Maut Pantura Dimakamkan, 6 Kritis Dirawat
39 menit yang lalu
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
11 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
11 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
12 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
18 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved