Pasang spanduk, warga tolak relokasi makam

Rabu, 05 Februari 2014 - 23:09 WIB
Pasang spanduk, warga...
Pasang spanduk, warga tolak relokasi makam
A A A
Sindonews.com - Setelah pembongkaran 93 makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cigaten, warga yang mengaku ahli waris jenazah-jenazah yang dimakamkan di sana memasang spanduk penolakan relokasi makam dari TPU Cigaten ke TPU Cihuni.

Dalam spanduknya, warga menyatakan secara tegas menolak rencana pengembang untuk melakukan ruislag atau relokasi makam dari tanah wakaf di lokasi tersebut ke lokasi lain.

"Kami menolak, apapun itu alasannya pemindahan makam, apalagi relokasi dimaksudkan untuk memuluskan pengembang mempergunakan lahan untuk kawasan elite," kata Rahmat salah seorang warga Kampung Cigaten, Rabu (5/1/2014).

Rahmat juga mengatakan, sebagai ahli waris tidak pernah memberikan izin kepada siapapun untuk menggali, bahkan memindahkan jasad-jasad keluarganya yang sudah dimakamkam puluhan tahun di lokasi TPU Cigaten.

"Kami tidak akan setuju, walaupun ada embel-embel uang yang diberikan pengembang. Kami ingin makam-makam ini tetap ada di sini," tegasnya.

Bahkan warga juga meminta pihak kepolisian untuk tegas mengusut masalah ini hingga tuntas.

Sebelumnya diberitakan ada 93 makam yang dibongkar tiga orang pelaku yang berinisial D, I, dan S. Kepada polisi para pelaku mengaku hanya membongkar 82 makam dan memindahkannya ke TPU Cihuni dalam 25 makam.

Bahkan para pelaku juga mengaku, disuruh ahli waris dengan imbalan Rp250 ribu per makam hingga akhirnya para pelaku tidak ditahan dan hanya dijadikan saksi.

Warga sekitar menduga ada oknum pengembang pada aksi penggalian makam di lahan TPU Cigaten yang diketahui seluas 7.000 meter persegi dengan hak sertifikat. Karena kabar yang beredar pengembang memberikan kompensasi 1,5 juta kepada ahli waris yang mau memindahkan makam-makamnya dari sana.

Baca:
Bertambah, makam yang dibongkar jadi 93
(mhd)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
1 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
2 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
4 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
4 jam yang lalu
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved