Keluarga minta polisi autopsi jenazah Fransiska

Rabu, 05 Februari 2014 - 22:19 WIB
Keluarga minta polisi...
Keluarga minta polisi autopsi jenazah Fransiska
A A A
Sindonews.com - Kematian Fransiska Bifel (20) seorang mahasiswi Poltekes Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) Desember 2013 lalu, masih menyisakan tanda tanya pihak keluarga besar di Kefamenanu, Timor Tengah Utara (TTU).

Theofilus Bifel (49), ayah korban mencurigai kematian putrinya itu karena dibunuh. Dia juga menduga, ada upaya perkosaan sebelum putrinya dihabisi. Sebab, ditemukan ada luka sayatan, dan lebam di bagian dada hingga leher.

"Saat itu, korban sudah kami bawa kembali ke Kefa, namun karena tak puas apa sebab kematian korban, akhirnya atas kesepakatan keluarga kami coba periksa, ternyata di sekujur tubuh seperti di bagian leher ada bekas luka memar di dada hingga belakang leher, begitupun ada di tangan ada warna biru ke hitam-hitaman, dan yang lebih sadisnya ada sayatan di dada anak saya," tutur Theofilus, di Kefamenanu, Rabu, (5/2/2014).

Theofilus meminta pihak kepolisian menyelidiki dan mengusut kasus kematian putri semata wayang itu secepatnya. Jika memang dibunuh, maka pelakunya harus ditangkap dan dihukum seberat-beratnya.

Menurut Theofilus, polisi bisa memeriksa sejumlah saksi di rumah kos yang ditempati Fransiska, termasuk memeriksa pemilik kos. Dijelaskan dia, saat kejadian, putrinya memang berada di kos sendirian, sedangkan anak kos lainnya pulang berlibur.

"Kami berharap polisi memeriksa semua saksi di tempat kos anak saya itu. Kami curiga, pemilik kos harusnya tahu apa yang terjadi dengan anak saya, karena kos itu dikelilingi pagar rapat. Bila polisi ingin autopsi Fransiska, keluarga besar siap," tukasnya.
(lns)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
30 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
51 menit yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
1 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved