Genangan, ganggu aktivitas warga Jakarta

Rabu, 29 Januari 2014 - 21:42 WIB
Genangan, ganggu aktivitas...
Genangan, ganggu aktivitas warga Jakarta
A A A
Sindonews.com - Hujan lebat yang mengguyur ibu kota dalam satu malam mengakibatkan pemukiman penduduk hingga jalan-jalan di Jakarta tergenang hingga melumpuhkan aktivitas masyakarat.

Contohnya, di Jakarta Pusat genangan terjadi di empat wilayah yakni Petamburan, Tanah Abang, Letjen Suprapto, Cempaka Putih, kemayoran, dan Gunung Sahari, Sawah Besar.

Di Petamburan banjir mencapai dua meter, sementara Letjen Suprapto genangan mencapai 60 centimeter, di Kemayoran, genangan juga mencapai 60 cm. Sementara di gunung Sahari, genangan mencapai 80 cm.

Meski demikian, tidak sedikit dari pengendara motor yang nekat menerobos banjir dan mogok. Padahal sebelumnya, petugas polantas dan warga yang berjaga di lokasi telah melarang motor menerobos banjir.

Lurah Petamburan Nur Komariyah mengatakan, air mulai masuk ke rumah warga pada Rabu dini hari tadi. Setidaknya tujuh RW dan 22 RT di kelurahan Petamburan kembali tergenang banjir.

Atas kejadian itu, kata dia, pihaknya masih berupaya mengevakuasi warganya yang terjebak banjir serta mendirikan posko banjir di kantor Suku Dinas Pemakaman Jakarta Pusat, Jalan KS Tubun No 1.

"Terendam lagi seperti kemarin, ketinggian air di depan kelurahan petamburan mencapai 220 cm," terangnya di Jakarta, Rabu (29/1/2014).

Dicky, warga Kemayoran mengatakan, akses jalan antara Pasar Senen dan Ancol terputus. Badan jalan yang biasanya ramai kendaraan itu berubah jadi layaknya lautan air keruh. Banyak kendaraan yang terlanjur melintas akhirnya terjebak macet hingga beberapa jam.

"Dari Pasar Baru ke arah Ancol macet total. Dari sejak pukul 07.00 hingga 09.00 saya masih terjebak macet di sini, mobil nyaris tak bergerak," ujar Boby usai mengantar sekolah anaknya.

Sementara itu Rolang warga Rusun Petamburan mengaku, akibat air yang menggenangi depan rusun, dirinya terpaksa tidak masuk kerja. Pasalnya, dia bekerja menggunakan motor, sementara genangan air di depan rusun mencapai lutut orang dewasa.

"Kita tidak bisa melewati banjir, makanya banyak yang memilih tidak kerja hari ini," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Riwayat Banjir Besar...
Riwayat Banjir Besar di DKI Jakarta Sejak 1918 Hingga 2020
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Sejumlah Hotel Disiapkan...
Sejumlah Hotel Disiapkan Untuk Tampung Warga Terdampak Banjir
Anies Bocorkan Jurus...
Anies Bocorkan Jurus Atasi Banjir di Kampung Cipinang
Anies Posting Ini di...
Anies Posting Ini di Akun Media Sosial, Antisipasi Banjir Datang
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
7 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
7 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
8 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
8 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
10 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
11 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved