Penanganan sampah & lumpur jadi prioritas di Manado
Senin, 27 Januari 2014 - 16:10 WIB
Penanganan sampah & lumpur jadi prioritas di Manado
A
A
A
Sindonews.com - Penanganan bencana pasca banjir bandang yang menerjang beberapa wilayah di Sulawesi Utara (Sulut), hingga kini masih terus dilakukan.
Masa tanggap darurat yang sudah ditetapkan sejak Rabu 15 Januari 2014 lalu rencananya akan berakhir pada Selasa 28 Januari 2014 mendatang.
Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut saat ini sedang berkonsentrasi pada penanganan kebutuhan dasar bagi pengungsi. "Selain itu, pembersihan sampah dan lumpur hingga kini masih terus dilakukan," sebutnya, Senin (27/1/2014).
Menurut Sutopo, pembersihan sampah diprioritaskan di daerah Karame dan Ternate, Manado. Pihaknya sendiri melalui BPBD setempat sudah mengirimkan 10 truk sampah dan suplai air.
Kebutuhan kasur dan alas tidur yang masih diperlukan rencananya akan diberlikan dari dana siap pakai yang telah diberikan BNPB. Tim rekasi cepat BNPB hingga kini masih berada di Sulut untuk memberikan pendampingan.
"Berita baiknya, Jembatan Bailey penghubung antara Manado dan Tomohon saat ini sudah kembali berfungsi," tutupnya.
Baca:
Peluang hidup 26 korban banjir bandang Sitaro kecil
Masa tanggap darurat yang sudah ditetapkan sejak Rabu 15 Januari 2014 lalu rencananya akan berakhir pada Selasa 28 Januari 2014 mendatang.
Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut saat ini sedang berkonsentrasi pada penanganan kebutuhan dasar bagi pengungsi. "Selain itu, pembersihan sampah dan lumpur hingga kini masih terus dilakukan," sebutnya, Senin (27/1/2014).
Menurut Sutopo, pembersihan sampah diprioritaskan di daerah Karame dan Ternate, Manado. Pihaknya sendiri melalui BPBD setempat sudah mengirimkan 10 truk sampah dan suplai air.
Kebutuhan kasur dan alas tidur yang masih diperlukan rencananya akan diberlikan dari dana siap pakai yang telah diberikan BNPB. Tim rekasi cepat BNPB hingga kini masih berada di Sulut untuk memberikan pendampingan.
"Berita baiknya, Jembatan Bailey penghubung antara Manado dan Tomohon saat ini sudah kembali berfungsi," tutupnya.
Baca:
Peluang hidup 26 korban banjir bandang Sitaro kecil
(rsa)