Stasiun Tawang terendam, kereta berhenti di Poncol

Jum'at, 24 Januari 2014 - 01:39 WIB
Stasiun Tawang terendam,...
Stasiun Tawang terendam, kereta berhenti di Poncol
A A A
Sindonews.com – Stasiun Tawang Semarang terendam banjir hingga ketinggian mencapai 80 sentimeter akibat hujan yang mengguyur beberapa hari ini.

Banjir bagian depan dan tempat pembelian tiket, namun tidak merendam rel Kereta Api.

Kepala Humas PT KAI Saops IV Semarang Eko Budiyanto mengakui, banjir sempat masuk ke bagian administrasi, namun tidak sampai merendam rel KA. “Sekarang sudah surut, namun untuk akses jalan menuju Tawang masih terendam banjir cukup tinggi,” katanya, kemarin.

Dengan kondisi tersebut PT KA, kemudian mengambil tindakan dengan mengalihkan pemberhentian KA yang biasanya berhenti di Stasiun Tawang dialihkan darurat ke Stasiun Poncol.

Namun demikian, bukan berarti Stasiun Tawang tidak melayani pemberangkatan. Stasiun Tawang tetap beroperasi seperti biasanya. ” Seperti banjir sebelumnya, kita juga mengalihkan darurat pemberhentian ke stasuin Poncol,” imbuhnya.

Eko menyatakan meskipun Stasiun Tawang terendam banjir, namun tidak menggangu perjalanan KA. Terlebih semua rel di Stasin Tawang juga telah ditinggikan. Sekarang ini kata dia, semua jalur KA di Daop IV aman terhadap banjir.

Namun demikian pihak Daop IV tetap melakukan persiapan untuk mengatisipasi terjadinya bencana dengan membentuk 18 tim siaga bencana serta mempersiapkan alat dan material.

”Kalau rel tidak ada masalah karena semua sudah ditinggikan. Tidak hanya di Tawang tapi di semua jalur,” katanya.

Sementara itu di lain tempat, banjir juga menerjang kawasan pasar tradisional Ya'ik (johar). Ketinggian di air ditempat tersebut mencapai lebih dari 50 sentimeter. Pedagang yang berada di pasar Ya’ik pun tidak memasarkan barang dagangannya.

Siswanto (47) salah seorang pedagang mengaku, terpaksa tidak berjualan karena lapaknya terendam banjir. “Dari pagi sudah tidak bisa apa-apa. Kalaupun buka malah kita akan makin rugi,” katanya.

Menurutnya, banjir kali ini merupakan yang terbesar. Sebelumnya juga sempat terjadi banjir namun, tidak sampai 50 sentimeter. “Kemarin-kemarin juga banjir tapi kali ini yang paling besar. Kemarin kami masih bisa jualan, tapi sekarang sama sekali tidak bisa,” katanya.
(lns)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Masih...
Polda Metro Jaya Masih Periksa Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 5 Anggotanya
5 jam yang lalu
Perkuat Ketahanan Bencana,...
Perkuat Ketahanan Bencana, Pertagas OEJA Gelar Kencana Si Udin di Gresik
10 jam yang lalu
Kemenkes Gelar Investigasi...
Kemenkes Gelar Investigasi Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
10 jam yang lalu
Polisi Dalami Motif...
Polisi Dalami Motif Dokter Muda Loncat dari Lantai 18 Apartemen Kalibata
10 jam yang lalu
Polisi Pastikan Aktivitas...
Polisi Pastikan Aktivitas Masyarakat Normal Buntut Bentrok di Menteng: TNI-Polri Tetap Siaga
12 jam yang lalu
Polisi Tetapkan 7 Tersangka...
Polisi Tetapkan 7 Tersangka Bentrokan Berdarah di Jalan Tambak Menteng
13 jam yang lalu
Infografis
Timnas Indonesia vs...
Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026, Target Garuda Start Sempurna
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved