Diprediksi, malam ini banjir Jakarta lebih parah
Selasa, 21 Januari 2014 - 13:38 WIB
Diprediksi, malam ini banjir Jakarta lebih parah
A
A
A
Sindonews.com - Banjir kiriman yang sedang menuju Jakarta diprediksi akan lebih besar. Ini bisa dilihat dari kawasan Bogor sendiri yang sudah tergenang akibat meluapnya Sungai Ciliwung.
Tinggi muka air di Sungai Ciliwung yang tercatat di Bendung Katulampa mencapai 170 cm atau siaga dua.
Pantauan di wilayah Bogor Utara, Kota Bogor tepatnya di Pasar Jambu Dua, air sungai Ciliwung sudah mulai meluap dan merendam sebagian jalan, lapak kios di Pasar Jambu Dua.
Bahkan informasi diperoleh, air sungai Ciliwung sudah hampir menyentuh Jembatan Situ Duit, Warung Jambu, Kota Bogor.
"Kalau sampai naik ke jembatan dan menutup badan jalan yang menghubungkan Jalan Ahmad Yani dan Pajajaran. Dipastikan banjir di Jakarta bakal lebih parah, karena pada 2007 dan 2010 juga sempat terjadi seperti ini," kata Rahmat (40) warga Teplan, Warung Jambu, Kota Bogor, Selasa (21/1/2014).
Dibagian lain tiga kios di pasar Cisarua, Kabupaten Bogor juga mengalami kerusak parah akibat diterjang banjir bandang dari aliran kali Cisarua, yang merupakan anak sungai Ciliwung.
Kios yang rusak adalah milik Jekrem yang menjual ikan asin, toko sepatu Putri dan kios ayam milik H Nana.
"Kejadiannya tadi subuh, pasa hujan deras. Air kali Cisarua meluap dan menerjang kios sampai rusak," ujar Iwan Aminullah (38) warga Cisarua.
Iwan mengatakan, tingginya air kali Cisarua sudah terlihat sejak sehari sebelumnya saat hujan terus mengguyur kawasan Cisarua dan Puncak.
"Makanya, pemilik toko sudah antisipasi memindahkan barang dagangannya," katanya.
Tinggi muka air di Sungai Ciliwung yang tercatat di Bendung Katulampa mencapai 170 cm atau siaga dua.
Pantauan di wilayah Bogor Utara, Kota Bogor tepatnya di Pasar Jambu Dua, air sungai Ciliwung sudah mulai meluap dan merendam sebagian jalan, lapak kios di Pasar Jambu Dua.
Bahkan informasi diperoleh, air sungai Ciliwung sudah hampir menyentuh Jembatan Situ Duit, Warung Jambu, Kota Bogor.
"Kalau sampai naik ke jembatan dan menutup badan jalan yang menghubungkan Jalan Ahmad Yani dan Pajajaran. Dipastikan banjir di Jakarta bakal lebih parah, karena pada 2007 dan 2010 juga sempat terjadi seperti ini," kata Rahmat (40) warga Teplan, Warung Jambu, Kota Bogor, Selasa (21/1/2014).
Dibagian lain tiga kios di pasar Cisarua, Kabupaten Bogor juga mengalami kerusak parah akibat diterjang banjir bandang dari aliran kali Cisarua, yang merupakan anak sungai Ciliwung.
Kios yang rusak adalah milik Jekrem yang menjual ikan asin, toko sepatu Putri dan kios ayam milik H Nana.
"Kejadiannya tadi subuh, pasa hujan deras. Air kali Cisarua meluap dan menerjang kios sampai rusak," ujar Iwan Aminullah (38) warga Cisarua.
Iwan mengatakan, tingginya air kali Cisarua sudah terlihat sejak sehari sebelumnya saat hujan terus mengguyur kawasan Cisarua dan Puncak.
"Makanya, pemilik toko sudah antisipasi memindahkan barang dagangannya," katanya.
(ysw)