Bantuan 1,5 ton untuk korban banjir

Senin, 20 Januari 2014 - 21:29 WIB
Bantuan 1,5 ton untuk...
Bantuan 1,5 ton untuk korban banjir
A A A
Sindonews.com – Wali Kota Jakarta Pusat memberikan 1,5 ton beras kepada korban banjir di Kelurahan Petamburan, Bendungang Hilir, Cempaka Putih, dan Kemayoran. Tiap warga mendapat lima kilogram, mi instan, dan minyak.

Bantuan tersebut diberikan Wali Kota Jakarta Pusat Saefullah saat memantau lokasi banjir di Kemayoran, Jakarta Pusat. Dalam kunjungan ini, Saefullah sempat berpesan kepada warga yang rumahnya terkena banjir agar berhati-hati dan mengamankan barang berharga.

Wali Kota juga mengimbau warga yang lokasinya terkena banjir agar selalu waspada, karena akhir-akhir ini curah hujan di Jakarta intensitasnya cukup tinggi. “Walaupun hari ini banjir sudah surut namun harus tetap waspada,” ucapnya, Senin (20/1/2014).

"Warga yang punya anak kecil supaya dijaga. Jangan sampai tercebur di air banjir yang dalam. Itu sangat bahaya," tambahnya.

Sementara Camat Tanah Abang Hidayatullah mengatakan, banjir di Kelurahan Petamburan terjadi di tujuh RW yakni, RW 01, 02, 03, 04, 05, 08 dan 09 dengan 10. Sedangkan di Bendungan Hilir banjir terjadi di RT 01, 06, dan 09 RW 01.

Para pengungsi tersebar di beberapa lokasi pengungsian seperti, di Masjid Al Islam, Masjid Al Ihsan, RS Pelni, dan Masjid Forkabi. Selain itu, lokasi pengungsian juga terdapat di SDN 01, 02, 03, dan 04 Petamburan.

"Karena kondisi banjir tidak bisa diprediksi, bagi yang ingin memberikan bantuan kepada korban banjir sangat kita butuhkan," katanya.

Dikatakan Hidayat, jumlah pengungsi juga masih bisa terus bertambah karena hingga saat ini masih banyak warga yang memilih bertahan di rumahnya masing-masing. Banyak warga yang terdampak banjir tetap tidak dapat beraktivitas karena aktivitas ekonomi terganggu. "Jadi kebanyakan dari warga juga meminta bantuan makanan ke posko dan dapur umum," ucapnya.

Yetti (20), salah satu warga korban banjir di lokasi pengungsian mengatakan, ia dan bayinya yang baru berusia 11 bulan sangat membutuhkan bantuan susu dan perlengkapan bayi lainnya. Saat ini untuk kebutuhan makan serta yang lainnya masih tercukupi.

"Popok, pakaian bayi dan susu bayi saat ini yang paling penting. Kemarin sudah ada bantuan buat popok tapi enggak cukup, itu juga berebutan sama yang lain," tandasnya.

Baca:
Derita korban banjir, dari tetanus hingga diare
Jaksel tambah stok beras korban banjir
(hyk)
Berita Terkait
Riwayat Banjir Besar...
Riwayat Banjir Besar di DKI Jakarta Sejak 1918 Hingga 2020
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Sejumlah Hotel Disiapkan...
Sejumlah Hotel Disiapkan Untuk Tampung Warga Terdampak Banjir
Anies Bocorkan Jurus...
Anies Bocorkan Jurus Atasi Banjir di Kampung Cipinang
Anies Posting Ini di...
Anies Posting Ini di Akun Media Sosial, Antisipasi Banjir Datang
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Berita Terkini
Tutup Kaderisasi Nasional...
Tutup Kaderisasi Nasional 2026, Ansor Canangkan Cetak Biru Kepemimpinan Nasional
55 menit yang lalu
Dituntut 8,5 Tahun Penjara,...
Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Gubernur Riau: JPU Abaikan Fakta Persidangan
1 jam yang lalu
Ini Identitas 12 Korban...
Ini Identitas 12 Korban Meninggal dan 6 Luka Akibat Kecelakaan Maut di Pantura
1 jam yang lalu
Kapolri Bedah Rumah...
Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji di Palembang, Begini Penampakannya
1 jam yang lalu
Hari Pertama Masuk Sekolah,...
Hari Pertama Masuk Sekolah, Cawang Macet, Jalan Letjen MT Haryono Padat Merayap
1 jam yang lalu
BMKG Catat 10 Daerah...
BMKG Catat 10 Daerah dengan Suhu Harian Tertinggi, Makassar Sentuh 35,5 Derajat Celsius
2 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved