25 RS di Makassar siap layani pasien JKN

Rabu, 08 Januari 2014 - 21:03 WIB
25 RS di Makassar siap...
25 RS di Makassar siap layani pasien JKN
A A A
Sindonews.com - Sebanyak 25 rumah sakit di Kota Makassar siap melayani peserta Jaminan Kesehatan Masyarakat (JKN). Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar Naysiah Azikin, saat mengikuti kunjungan kerja Komisi D DPRD Makassar.

Ke-25 rumah sakit itu, sambung Naysiah, merupakan RS milik pemerintah dan sebagian RS milik swasta. Selain RS, JKN juga akan dilayani pada 46 puskesmas, 15 klinik, dan 30 dokter umum, praktik, dan dokter keluarga.

"Kartu yang ada seperti Jamkesmas, Askes PNS tetap berlaku, dan akan terganti secara otomatis sesuai dengan waktu kerja BPJS," ujar Naysiah, kepada wartawan, Rabu (8/1/2014).

Sementara itu, Kepala BPJS Cabang Makassar Muhammad Ali mengatakan, untuk cabang Makassar (Makassar, Gowa, Takalar, Pangkep dan Maros), sebanyak 30 RS termasuk peserta JKN. Sebagian besar adalah RS milik pemerintah. Sementara bagi RS milik swasta yang belum bergabung, namun memiliki komitmen yang sama dengan RS pemerintah, bisa segera bergabung.

Mengenai RS yang belum masuk anggota JKN, pihak BPJS tetap membuka ruang untuk kerja sama, sepanjang bisa memiliki komitmen, persyaratan, dan mengikuti aturan BPJS.

"Persyaratannya adalah pada terlihat sumber daya medis, sarana, dan prasarana. Hal yang terpenting adalah bersedia dan dapat berkontribusi," ungkap dia.

Terkait dengan Jamkesda, akan menyesuaikan dengan iuran Jamkesmas. Sementara itu, Ketua Komisi D Soewarno Sudirman mengatakan, dengan melakukan kunjungan kerja lapangan tersebut, bisa tersosialisasi program yang mulai berlaku pada Januari 2014 itu.

Ditambah lagi, di RS Daya memang sudah disiapkan BPJS senter yang dibuat untuk layani peserta JKN. Intinya, semua pelayanan tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Masyarakat yang punya kartu Jamkesda bisa langsung ditransfer ke JKN. Kami akan mencari sistem dan formulasi yang baik untuk hal ini. Selain itu juga yang belum tercover akan kami masukkan ke JKN," ungkap legislator Demokrat tersebut.

Pihaknya juga akan memperjuangkan honorer untuk segera dicover pada pelayanan JKN. Dia juga menegaskan, dengan adanya JKN ini tidak ada lagi RS yang tidak melayani pasien.
(san)
Berita Terkait
SMC RS Telogorejo Semarang...
SMC RS Telogorejo Semarang Luncurkan 3 Inovasi Pelayanan Kesehatan
Kehadiran dan Ketersediaan...
Kehadiran dan Ketersediaan Layanan Kesehatan Dinilai Penting
Jabat Ketua PW IAMARSI,...
Jabat Ketua PW IAMARSI, Willi Putra Siap Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Momentum Benahi Pelayanan...
Momentum Benahi Pelayanan Kesehatan
Beroperasi, Klinik Nuhrintama...
Beroperasi, Klinik Nuhrintama Diharap Tunjang Pelayanan Kesehatan di Gowa
Mudahkan Pengguna, SehatQ...
Mudahkan Pengguna, SehatQ Layani Pemesanan Obat Secara Online
Berita Terkini
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
7 menit yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
1 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
3 jam yang lalu
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
11 jam yang lalu
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
11 jam yang lalu
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
12 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved