Dishub: Ini titik kemacetan jika M1 ditutup

Minggu, 29 Desember 2013 - 21:45 WIB
Dishub: Ini titik kemacetan...
Dishub: Ini titik kemacetan jika M1 ditutup
A A A
Sindonews.com - Penutupan Pintu M1 dan pengalihan arus menuju serta keluar Bandara Soekarno-Hatta, yang diberlakukan mulai Kamis, 26 Desember 2013 lalu menyebabkan kebingungan masyarakat, dan kemacetan lalu lintas di sejumlah titik.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Ivan Yudianto mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi, kemacetan terjadi di kawasan Jalan Husein Sastra Negara, Kecamatan Benda dan Jembatan Rawa Bokor.

Sementara lalu lintas di Jalan Marsekal Suryadharma tidak terlalu padat. "Jalan Husein Sastra Negara dekat Puskesmas Benda macet, karena lalu lintas yang keluar dari Jalur Perimeter Selatan. Di sana ada crossing jalan yang agak menekuk patah. Sementara Jembatan Rawa Bokor macet, karena jembatan kurang lebar dan lalu lintas di Jalan Atang Sanjaya yang memang sudah padat sebelum adanya pengalihan arus," katanya, Minggu (29/12/2013).

Menurut Ivan, kemacetan itu terjadi saat hali libur, padahal tidak terlalu banyak kendaraan. Jika hari biasa, dia memastikan kemacetan akan semakin bertambah.

Untuk itu dia menyampaikan beberapa solusi, guna mengatasi kemacetan tersebut. "Dari hasil evaluasi kami, sebaiknya kendaraan yang akan masuk ke Jalur Perimeter Selatan dari Jalan Marsekal Suryadharma dan Jalan Pembangun III, tidak perlu memutar ke Pintu M1 lalu ke Jalan Lama. Tinggal belok kiri di jembatan pertigaan langsung tembus ke Jalur Perimeter Selatan, jaraknya sekira 200 meter," katanya.

Selain itu, lanjut Ivan, jalan airport service dekat dekat Puskesmas Benda seharusnya dibuka, agar kendaraan di Jalan Husein Sastra Negara yang ke luar dari Jalur Perimeter Selatan bisa masuk ke sana.

"Jalan itu kan dipagar oleh pihak bandara. Sebaiknya dibuka saja, biar kendaraan ditembusin lewat situ, sehingga tidak terlalu macet," ujarnya.

Terakhir, dia meminta kepada Angkasa Pura II agar menambah Jembatan Rawa Bokor, agar lalu lintas yang ingin ke Bandara dan Kosambi bisa lancar.

"Kalau ada dua jembatan, sepertinya lalu lintas bisa lancar. Itu tiga point hasil evaluasi dishub," tukasnya.

Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
Deretan Kota-Kota di...
Deretan Kota-Kota di Indonesia dengan Tingkat Kemacetan Tertinggi
Makin Parah, Jakarta...
Makin Parah, Jakarta Tempati Peringkat Ketujuh Kota Termacet di Dunia
Kurangi Macet di Jakarta,...
Kurangi Macet di Jakarta, Heru Budi Akan Bahas Pembagian Jam Kerja Usai Lebaran
Potret Kemacetan Imbas...
Potret Kemacetan Imbas Penutupan Jalan Protokol
Kerugian Rp71,4 Triliun...
Kerugian Rp71,4 Triliun Akibat Macet Parah di 6 Kota
Jelang Jumatan, Mampang...
Jelang Jumatan, Mampang Prapatan Macet Parah
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
2 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
2 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
2 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
4 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
5 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved