Kadisdik DKI: Pelajaran TIK dihapus, Bahasa Inggris tidak

Kamis, 26 Desember 2013 - 09:21 WIB
Kadisdik DKI: Pelajaran...
Kadisdik DKI: Pelajaran TIK dihapus, Bahasa Inggris tidak
A A A
Sindonews.com - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto membantah telah menghapus pelajaran Bahasa Inggris dari Sekolah Dasar (SD). Karena, bahasa tersebut sudah masuk sebagai muatan lokal.

"Bahasa Inggris tidak dihapus, dan tidak ada masuk ke kurikulum tapi muatan lokal," kata Taufik saat berbincang dengan Sindonews, Kamis (26/12/2013).

Dia menegaskan, dirinya tidak pernah mengatakan pelajaran Bahasa Inggris dihapuskan. Tetapi, dia menerangkan, guru dilarang mengantarkan mata pelajarannya menggunakan Bahasa Inggris karena sudah ada Bahasa Indonesia.

"Yang tidak boleh itu guru mata pelajaran IPA (Ilmu Pengetahua Alam) menggunakan pengantar pakai Bahasa Inggris, atau IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) menggunakan Bahasa Inggris. Karena, kita sudah punya bahasa kesatuan (yaitu) Bahasa Indonesia," terangnya.

Kata Taufik, pelajaran Bahasa Inggris sudah tidak ada di mata pelajaran SD tapi masuk ke muatan lokal. "Di Kurikulum KTSP (Tingkat Satuan Pendidikan) Bahasa Inggris di SD sudah masuk ke muatan lokal (mulok). Jadi tidak ada Bahasa Inggris dihapuskan," katanya.

Bahkan dia mengatakan, pelajaran Bahasa Inggris perlu dipelajari untuk masa depan. "Perlu mengenal Bahasa Inggris sejak dini," ujarnya.

Selain itu, dia mengatakan, pelajaran Tekhnologi Informasi dan Komputer (TIK) di SD memang sudah tidak ada di kurikulum. Karena, katanya, semua guru sudah seharusnya mempunyai keahlian tersebut.

"Pelajaran TIK memang sudah tidak lagi sebagai pelajaran karena bisa dipelajari di rumah. Kalaupun bentuk pelajaran TIK hanya bersifat konseling. Karena guru sudah harus paham itu," kata Taufik.

Baca berita terkait:
3 mata pelajaran utama di SD dihapus
Jokowi setuju Bahasa Inggris dihapus dari SD
(mhd)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
ACC Wujudkan Harapan...
ACC Wujudkan Harapan Baru untuk Pendidikan di Pelosok Negeri
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
3 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
3 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
3 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
4 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
6 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
7 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved