Pejabat publik, ucapan Ahok dinilai tak tepat

Rabu, 18 Desember 2013 - 09:20 WIB
Pejabat publik, ucapan...
Pejabat publik, ucapan Ahok dinilai tak tepat
A A A
Sindonews.com - Pernyataan setuju yang dikeluarkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) soal penghapusan status agama di kolom KPT sangat disayangkan. Karena, hal itu merupakan pendapat pribadi yang bisa menimbulkan polemik di masyarakat.

"Ahok mestinya tal lontarkan pendapat pribadi soal KTP. Mestinya sebagai pejabat publik, Ahok tidak menyatakan pendapat soal kolom agama di KTP, apalagi hal yang disampaikan terkait dengan kinerja dan tanggung jawab sebagai pimpinan daerah," kata pengamat komunikasi politik asal Universitas Mercubuana Heri Budianto kepada Sindonews, Rabu (18/12/2013).

Kendati demikian, menurut Heri, mengeluarkan pendapat pribadi tidak ada masalaha. Tapi, sambungnya, jika pejabat publik mengeluarkan pendapat pribadi dan diekspos maka masyarakat akan menilai.

"Tidak salah menyatakan pendapat pribadi, namun ketika pejabat publik menyampaikan hal itu kepada media massa dan diterima oleh publik, maka akan menjadi tidak tepat," katanya.

Karena, kata Heri, status agama yang ada di KTP itu sudah sesuai dengan undang-undang. Maka itu, kata dia, seharusnya pernyataan pribadi itu dikeluarkan dalam forum tertutup saja.

"Sebab soal polemik kolom kosong pada item agama sudah diatur undang-undang. Terkait pernyataan pribadi tersebut, mestinya disampaikan dalam forum tertutup atau dalam lingkungan internal. Kalau dikatakan karena wartawan bertanya soal itu, lalu dijawab. Kan bisa dijawab No Comment soal itu, sebab apabila saya menjawab akan menjadi perdebatan publik," bebernya.

Maka itu, dia menilai, sebaiknya pejabat publik sedikit bicara banyak bekerja, dan jangan terlu mengucapkan secara ketus terhadap masyarakat. karena, itu akan dinilau masyarakat luas.

"Menurut saya mestinya pejabat publik tidak terlalu banyak bicara apalagi dengan ucapan ketus. Karena ucapan itu akan dinilai oleh publik," tutupnya.
(mhd)
Berita Terkait
Pembuatan KTP Elektronik...
Pembuatan KTP Elektronik di Rumah Bagi Warga Berkebutuhan Khusus
Begini Cara Membatasi...
Begini Cara Membatasi Komentar di Akun Instagram Pribadi
3 Akibat Buruk Tangki...
3 Akibat Buruk Tangki BBM Kendaraan yang Sering Kosong, Kenali dan Waspadai!
Petahana Berpotensi...
Petahana Berpotensi Lawan Kolom Kosong di Pilkada Tana Toraja
Selfie dengan KTP Bisa...
Selfie dengan KTP Bisa Bikin Bangkrut? Ini Faktanya!
MK Tolak Gugatan Soal...
MK Tolak Gugatan Soal Pilihan Tidak Beragama Dalam KTP dan KK
Berita Terkini
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
14 menit yang lalu
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
18 menit yang lalu
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
1 jam yang lalu
87 Warga Aceh Tamiang...
87 Warga Aceh Tamiang Dapat Layanan Dokter Spesialis Gratis dalam Milad ke-24 BSMI
1 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Setinggi 1.000 Meter, Waspada Hujan Abu
2 jam yang lalu
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
3 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved