Kredit macet, 2 pejabat Bank NTT jadi tersangka

Kamis, 05 Desember 2013 - 10:46 WIB
Kredit macet, 2 pejabat...
Kredit macet, 2 pejabat Bank NTT jadi tersangka
A A A
Sindonews.com - Kejaksaan Negeri Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menetapkan Harry Alex Riwu Kaho, mantan manajer cabang; dan P Stev Messakh, manajer Bank NTT Cabang Waingapu, sebagai tersangka.

Keduanya menjadi tersangka dalam kasus pencairan kredit macet PT Ade Agro Industri. Kredit tersebut juga dinilai bermasalah lantaran tidak tepat peruntukkannya seperti yang disebutkan dalam permohonan pengajuan kredit.

Hingga kini, penyidik Kejaksaan Negeri Waingapu terus menelusuri kejanggalan pencairan kredit tersebut, juga menelusuri lebih dalam keterlibatan keduanya.

”Hari ini rencananya kami akan periksa atau ambil keterangan dari enam orang saksi. Jadi kalau digabung dengan saksi-saksi yang kemarin, totalnya 15 orang saksi. Tapi secara keseluruhan nanti, saksinya bisa mencapai 50 orang yang akan kami periksa,” jelas Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Waingapu, Carlos A Fatima melalui Kassie Intel Kejari, Fredix Bere, kepada wartawan, Kamis (5/12/2013).

Lebih lanjut ditegaskan Fredix, penetapan kedua oknum petinggi Bank NTT itu telah melalui tahapan penyelidikan.

“Jadi karena keputusan yang mereka ambil selaku pimpinan telah merugikan keuangan negara sebesar Rp2,6 miliar rupiah. Kredit itu mulai dikucurkan pada tahun 2009 saat Harry Alex menjabat sebagai manajer cabang, tepatnya bulan Januari sebesar Rp1 miliar dan pada bulan April kembali P Stev, selaku manajer cabang yang menggantikan Harry Alex mengucurkan kredit sebesar Rp1, 6 miliar rupiah pada pemohon," jelasnya panjang.

Kendati telah menetapkan dua petinggi Bank NTT tersebut sebagai tersangka, pihak Kejaksaan setempat tidak melakukan penahanan pada keduanya karena dinilai masih koperatif.

“Kalau kedepannya tidak kooperatif dan mempersulit penyidikan, kami tidak segan-segan menahan mereka,” pungkas Fredix.
(rsa)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Berita Terkini
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
20 menit yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
3 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
4 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
6 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
7 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
7 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved