Putus aliran listrik sepihak, PLN dikeluhkan warga

Kamis, 05 Desember 2013 - 04:17 WIB
Putus aliran listrik...
Putus aliran listrik sepihak, PLN dikeluhkan warga
A A A
Sindonews.com - Warga Mamuju mengeluhkan pemutusan aliran listrik sepihak oleh PLN Rayon Manakarra Kabupaten Mamuju. Keberatan itu, diungkap warga yang sudah membayar kewajiban.

Salah seorang warga kawasan Martadinata Nurlaelah mengaku, dirinya sudah membayar listrik di Kantor PT. Pos Indonesia Mamuju, pada Selasa 3 Desember 2013. Namun petugas PLN tetap memutus aliran listrik, dengan jalan membuka salah satu kabel pada Mini Circuit Breaker (MCB).

"Kemarin baru saya bayar, kenapa sekarang diputus. Saya yakin ada masalah disistem input data dari agen ke PLN. Sehingga laporannya tidak akurat," katanya, kepada wartawan, Rabu (4/12/2013).

Terkait hal itu, dia sudah mengajukan keberatan ke PLN. Dan memang, petugas mengakui bahwa ada kesalahan administrasi.

"Belum sampai saya di rumah, lampu sudah menyala kembali. Saya warga negara yang taat hukum dan kewajiban. Semoga ini menjadi pembelajaran yang baik untuk semua," kata ibu dua orang anak ini.

Sementara itu, Ketua PLN Rayon Manakarra Alimuddin mengatakan, laporan pembayaran di up date setiap hari. Karena itu, dia akan mengecek permasalahan ini. "Mestinya tidak boleh terjadi. Nanti saya cek datanya," kata Alimuddin melalui telepon.

Dia juga mengungkapkan, bahwa pemutusan itu merupakan peringatan bagi pelanggan yang menunggak. Menurutnya, tunggakan itu disebabkan oleh pola bayar pelanggan khususnya perkotaan yang terkesan lebih senang diingatkan dengan pemutusan aliran listrik.

"Analisa kami, masyarakat selama ini menganggap bahwa tiga bulan menunggak baru diputus. Faktor lain, memang masih banyak masyarakat yang belum terbiasa membayar di ATM atau di bank. Untuk pelanggan di pelosok, kami mendatangi wilayah mereka. Ini untuk memperlancar pembayaran," katanya.

Dari sekitar 28 ribu lebih pelanggan, hingga saat ini terdapat tunggakan untuk kategori umum sebesar Rp350 juta. Sedang industri hanya sebesar 1,5 persen dari total pelanggan.
(san)
Berita Terkait
Pemerintah Perpanjang...
Pemerintah Perpanjang Pemberian Diskon Tagihan Listrik
Pemerintah Tahan Kenaikan...
Pemerintah Tahan Kenaikan Tarif Listrik untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat
Kebutuhan Investasi...
Kebutuhan Investasi Ketenagalistrikan Nasional
Subsidi Listrik Diperpanjang...
Subsidi Listrik Diperpanjang Hingga Maret 2021
Schneider Electric Kampanyekan...
Schneider Electric Kampanyekan Rumah Nyaman, Listrik Aman
MCB RXE, Si Kecil yang...
MCB RXE, Si Kecil yang Bikin Rumah Aman dari Kebakaran
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
48 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
2 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
2 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
2 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
2 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
4 jam yang lalu
Infografis
Baterai Mobil Listrik...
Baterai Mobil Listrik Made in Karawang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved