Ratusan alat peraga pemilu dicopot paksa

Rabu, 04 Desember 2013 - 14:48 WIB
Ratusan alat peraga...
Ratusan alat peraga pemilu dicopot paksa
A A A
Sindonews.com - Tim gabungan yang terdiri dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), Satpol PP, Badan Kesbangpol, DPPKAD, Polres, dan Kodim 0714 Salatiga, menggelar razia penertiban reklame dan alat peraga kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.

Petugas mencopot paksa ratusan reklame partai politik (parpol) dan alat peraga kampanye calon legislatif (caleg) yang pemasangannya melanggar PKPU 15 Tahun 2013.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Salatiga Mashuri AK mengatakan, sebelum melakukan razia, pihaknya sudah melayangkan surat peringatan kepada parpol dan para caelg di Salatiga untuk mencopot reklame dan alat peraga kampanye yang melanggar aturan. Namun, ternyata masih banyak atribut yang menyalahi aturan yang tidak dipindahkan.

"Guna menjaga ketertiban pelaksanaan umum, akhirnya kami melakukan razia. Ratusan bener, spanduk, baliho, dan alat peraga lainnya yang melanggar aturan kami copot," katanya, kepada wartawan, Rabu (4/12/2013).

Dia menyatakan, Panwaslu memberikan apresiasi kepada parpol dan caleg yang bersedia mencopot atau memindahkan alat peraga yang pemasangannya melanggar aturan ke tempat yang telah disediakan atau tempat yang tidak melanggar aturan. "Kami sangat berterima kasih kepada tim sukses dan parpol yang mengindahkan imbauan kami," ucapnya.

Menurut Mashuri, pemasangan reklame dan alat peraga pemilihan umum (pemilu) ada aturannya. Dimana ada kawasan terlarang dan ada kawasan yang dibolehkan untuk memasang reklame dan alat peraga.

Adapun kawasan terlarang pemasangan reklame politik dan alat peraga antara lain, daerah yang dekat dengan tempat ibadah, kawasan pendidikan, kantor pemerintah, kawasan kota seperti pasar dan beberapa tempat lainnya.

"Nah, sebagian besar reklame politik dan alat peraga Pilgub yang kami copot terpasang di kawasan terlarang dan melanggar PKPU Nomor 15 Tahun 2013. Sekali lagi kami mengimbau kepada parpol dan para celeg untuk mentaati aturan yang ada," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Salatiga Kusumo Adji mengatakan, razia ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi antara Panwaslu dengan stakeholders terkait yang degelar beberapa waktu lalu. "Ini dilakukan untuk menjaga ketertiban pelaksanaan pemilu di Salatiga," ucapnya.
(san)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
5 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved