Satpol PP diminta tak hanya pikirkan anggaran

Senin, 02 Desember 2013 - 15:21 WIB
Satpol PP diminta tak...
Satpol PP diminta tak hanya pikirkan anggaran
A A A
Sindonews.com - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Solo, meminta agar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Solo serius menertibkan atribut kampanye yang ada di Kota Solo.

Pasalnya pemasangan atribut kampanye di Kota Solo belum tepat dan mengganggu kenyamanan.

Ketua Panwaslu Kota Solo, Sri Sumanta, menyebutkan penertiban atribut kampanye partai politik tersebut menjadi kewenangan penuh oleh Satpol PP. Spanduk-spanduk tersebut hendaknya segera dibersihkan agar tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat.

Pembersihan harus dilakukan dalam waktu dekat mengingat saat ini belum memasuki masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2014. Pemasangan atribut seperti bendera, foto, poster dan spanduk partai politik belum boleh dilakukan.

Sumanta mengaku sudah memberikan rekomendasi titik-titik mana saja yang nantinya harus dibersihkan oleh Satpol PP. Dari rekomendasi tersebut, menurutnya Satpol PP harus segera tanggap dan menjalankan rekomendasi itu dengan baik.

“Kita sudah memberikan rekomendasi kepada Satpol PP untuk segera membersihkan atribut kampanye tersebut. Silakan Satpol PP bergerak, tanpa harus menunggu aksi dari Komisi pemilihan Umum (KPU) dan Panwaslu,” ucapnya, Senin (2/12/2013).

Ia juga meminta agar Satpol PP tidak hanya memikirkan anggaran untuk penertiban atribut parpol itu. Karena menertibkan atribut kampanye menjadi tanggung jawab Satpol PP.

Sementara itu Kepala Satpol PP Kota Solo, Sutarjo, mengatakan pihaknya tidak memikirkan masalah anggaran untuk penertiban atribut parpol.

Menurutnya belum ditertibkannya atribut parpol karena Satpol PP Solo, masih melakukan pekerjaan lain, seperti merazia anak jalanan, gelandangan dan melakukan beberapa tugas lain yang menyangkut Peraturan Daerah (Perda) Kota Solo.

Penertiban akan segera dilaksanakan, mulai Rabu atau Kamis pekan ini. “Kita akan segera bergerak, kalau tidak Rabu ya Kamis. Kemarin-kemarin belum kami tertibkan karena terbatasnya
personel,” tegasnya.
(lns)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
SMP IL Kapten Fatubaa...
SMP IL Kapten Fatubaa NTT Raih Juara Utama di Kompetisi AIA Healthiest Schools 2026
22 menit yang lalu
Mobil Maung Tabrak Rambu...
Mobil Maung Tabrak Rambu di Tol Dalam Kota, Begini Kronologinya
23 menit yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong Jaktim, Diduga Kehabisan Napas
1 jam yang lalu
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
2 jam yang lalu
Rantis Brimob Siaga...
Rantis Brimob Siaga di Mabes Polri di Tengah Pengusutan Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
2 jam yang lalu
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved