Tuntaskan masalah DKI, Jokowi temui Kapolri
Jum'at, 29 November 2013 - 21:15 WIB
Tuntaskan masalah DKI, Jokowi temui Kapolri
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sambangi Mabes Polri terkait sterilisasi jalus bus Transjakarta dan persoalan banjir. Kedatangannya ke kantor Kapolri Jenderal Pol Sutarman itu juga terkait dengan beberapa programnya.
"Iya, jam 14.00 WIB tadi. Kita juga minta bantuan manajemen lalin, karena proyek MRT sudah dimulai," kata pria yang biasa disapa Jokowi ini di Balai Kota Jakarta, Jumat (29/11/2013).
Orang nomor satu di DKI ini merasa perlu menemui Kapolri, sambungnya, yang belum lama dilantik tersebut. Tujuannya, tambahnya, meminta dukungan dalam menyelesaikan persoalan besar di Ibu Kota Jakarta. "Saya harus sampaikan untuk didukung," terangnya.
Sekadar diketahui, pembangunan mega proyek transportasi massal modern Mass Rapid Transit (MRT) dipastikan akan dimulai pada hari ini dengan ditandai ground breaking atau peletakan batu pertama di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, tepatnya di bawah taman dekat Gedung UOB.
"Saat ini kita sedang menyiapkan bor untuk memulai pemasangan slope protection. Itu belum sampai membuat terowongan kereta," kata Direktur Utama PT MRT Dono Bosetami saat dihubungi, Rabu 9 Oktober 2013.
Ia menjelaskan, slope protection merupakan sabuk pengaman yang berfungsi menjaga rusaknya kontruksi bangunan dan jalan di atasnya ketika tunner bor untuk kereta masuk. Pengerjaan proyek MRT ini diakui akan berdampak pada lalu lintas di sekitarnya.
"Iya, jam 14.00 WIB tadi. Kita juga minta bantuan manajemen lalin, karena proyek MRT sudah dimulai," kata pria yang biasa disapa Jokowi ini di Balai Kota Jakarta, Jumat (29/11/2013).
Orang nomor satu di DKI ini merasa perlu menemui Kapolri, sambungnya, yang belum lama dilantik tersebut. Tujuannya, tambahnya, meminta dukungan dalam menyelesaikan persoalan besar di Ibu Kota Jakarta. "Saya harus sampaikan untuk didukung," terangnya.
Sekadar diketahui, pembangunan mega proyek transportasi massal modern Mass Rapid Transit (MRT) dipastikan akan dimulai pada hari ini dengan ditandai ground breaking atau peletakan batu pertama di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, tepatnya di bawah taman dekat Gedung UOB.
"Saat ini kita sedang menyiapkan bor untuk memulai pemasangan slope protection. Itu belum sampai membuat terowongan kereta," kata Direktur Utama PT MRT Dono Bosetami saat dihubungi, Rabu 9 Oktober 2013.
Ia menjelaskan, slope protection merupakan sabuk pengaman yang berfungsi menjaga rusaknya kontruksi bangunan dan jalan di atasnya ketika tunner bor untuk kereta masuk. Pengerjaan proyek MRT ini diakui akan berdampak pada lalu lintas di sekitarnya.
(mhd)