Nyablak, Ahok terancam kena tegur dari Gerindra
Jum'at, 29 November 2013 - 18:32 WIB
Nyablak, Ahok terancam kena tegur dari Gerindra
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terancam kena tegur dari Partai Gerindra bila terbukti mengeluarkan kata-kata kasar atau kontroversi yang justru membuat kinerjanya tak produktif.
"Kalau itu nanti tidak produktif akan kita tanyakan lagi, kita tegur tapi kalau dalam batas kewajaran dan itu tidak mengganggu kinerjanya tidak apa," kata Ketua Umum Partai Gerindra, Suhardi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (28/11/2013).
Ia mengetahui kalau Ahok memang kerap mengeluarkan kata-kata kontroversi. Dirinya berharap agar ucapan Ahok tak sampai berlebihan. "Bukan sanksi akan diberi peringatan, teguran," tegasnya.
Suhardi menjelaskan kalau Partai Gerindra memiliki majelis kode etik yang mengurusi sejumlah pelanggaran yang dilakukan kader partai berlogo kepala burung garuda itu.
"Kita punya majelis kode etik, jadi kalau ada pelanggaran-pelanggaran oleh anggota kita. Kita akan panggil, kalau terbukti kita sanksi, bahkan sampai pada pemecatan," tuntasnya.
Komentar mantan Anggota DPR RI itu memang kerap membuat kontroversi, terakhir Wakil Wali Kota Depok Idris Abdul Somad mengaku tersinggung karena Ahok menyebut Depok sebagai biang kerok banjir.
Baca berita:
Depok minta gaya bicara Ahok direm
"Kalau itu nanti tidak produktif akan kita tanyakan lagi, kita tegur tapi kalau dalam batas kewajaran dan itu tidak mengganggu kinerjanya tidak apa," kata Ketua Umum Partai Gerindra, Suhardi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (28/11/2013).
Ia mengetahui kalau Ahok memang kerap mengeluarkan kata-kata kontroversi. Dirinya berharap agar ucapan Ahok tak sampai berlebihan. "Bukan sanksi akan diberi peringatan, teguran," tegasnya.
Suhardi menjelaskan kalau Partai Gerindra memiliki majelis kode etik yang mengurusi sejumlah pelanggaran yang dilakukan kader partai berlogo kepala burung garuda itu.
"Kita punya majelis kode etik, jadi kalau ada pelanggaran-pelanggaran oleh anggota kita. Kita akan panggil, kalau terbukti kita sanksi, bahkan sampai pada pemecatan," tuntasnya.
Komentar mantan Anggota DPR RI itu memang kerap membuat kontroversi, terakhir Wakil Wali Kota Depok Idris Abdul Somad mengaku tersinggung karena Ahok menyebut Depok sebagai biang kerok banjir.
Baca berita:
Depok minta gaya bicara Ahok direm
(kri)