Tak ditemui Jokowi, buruh ancam 'kuasai' jalan tol
Kamis, 28 November 2013 - 16:39 WIB
Tak ditemui Jokowi, buruh ancam 'kuasai' jalan tol
A
A
A
Sindonews.com - Massa buruh dari berbagai elemen yang mengatas namakan Forum Buruh DKI masih bertahan di depan pintu Gerbang Balai Kota DKI Jakarta. Mereka mengancam akan menguasai jalan tol dan bersikap anarkis jika tidak ditemui Jokowi hari ini juga.
Buruh gabungan dari elemen ASPAK, KEP, KSPI, BJB, FBLP, FSBI, SPN, FAKES, REF, KAHUTINDO, dan SBTPI itu mengancam akan memasuki tol apabila Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo enggan menemui mereka.
"Kita sudah kirimkan surat ke Polres Jakarta Pusat, kalau Jokowi tidak bertemu Jokowi, kami akan keliling tol. Tol Jagorawi kita masuki. Pokoknya Jokowi harus temui kami hari ini," ancam orator demo di atas mobil komando di depan Balai Kota lokasi, Kamis (28/11).
Para buruh juga mendesak Jokowi memfasilitasi perwakilan mereka masuk ke Balaikota pada hari ini. Bila keinginan mereka dipenuhi, massa berjanji tidak akan melakukan aksi anarkis.
"Kita minta fasilitasi perwakilan kita. Kami tidak akan anarkis kalau Jokowi temui kita, bukan dikasih tameng sama barakuda. Mikir dong, pake otak. Jangan ikutin bisikan pengusaha hitam," tegasnya.
Pantauan di lapangan, massa buruh masih menggelar orasi sambil menggoyangkan gerbang masuk sebelah kanan Balai Kota. Beberapa dari mereka berteriak kata-kata kasar sambil melemparkan bungkus kacang ke arah petugas kepolisian.
Di dalam pagar, personel gabungan dari Polres Jakarta Pusat dan TNI bersiaga menjaga massa agar tidak menjebol pajar dan masuk ke dalam.
"Provokatornya itu adalah Gubernur DKI Jakarta tidak mau temui kita. Harusnya Kapolres dan Kapolda temui Jokowi-Ahok, bantu kami revisi UMP," teriak orator.
Buruh gabungan dari elemen ASPAK, KEP, KSPI, BJB, FBLP, FSBI, SPN, FAKES, REF, KAHUTINDO, dan SBTPI itu mengancam akan memasuki tol apabila Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo enggan menemui mereka.
"Kita sudah kirimkan surat ke Polres Jakarta Pusat, kalau Jokowi tidak bertemu Jokowi, kami akan keliling tol. Tol Jagorawi kita masuki. Pokoknya Jokowi harus temui kami hari ini," ancam orator demo di atas mobil komando di depan Balai Kota lokasi, Kamis (28/11).
Para buruh juga mendesak Jokowi memfasilitasi perwakilan mereka masuk ke Balaikota pada hari ini. Bila keinginan mereka dipenuhi, massa berjanji tidak akan melakukan aksi anarkis.
"Kita minta fasilitasi perwakilan kita. Kami tidak akan anarkis kalau Jokowi temui kita, bukan dikasih tameng sama barakuda. Mikir dong, pake otak. Jangan ikutin bisikan pengusaha hitam," tegasnya.
Pantauan di lapangan, massa buruh masih menggelar orasi sambil menggoyangkan gerbang masuk sebelah kanan Balai Kota. Beberapa dari mereka berteriak kata-kata kasar sambil melemparkan bungkus kacang ke arah petugas kepolisian.
Di dalam pagar, personel gabungan dari Polres Jakarta Pusat dan TNI bersiaga menjaga massa agar tidak menjebol pajar dan masuk ke dalam.
"Provokatornya itu adalah Gubernur DKI Jakarta tidak mau temui kita. Harusnya Kapolres dan Kapolda temui Jokowi-Ahok, bantu kami revisi UMP," teriak orator.
(ysw)