Polda Jabar kerahkan 20 ribu personel kawal Pemilu 2014
Jum'at, 22 November 2013 - 00:36 WIB
Polda Jabar kerahkan 20 ribu personel kawal Pemilu 2014
A
A
A
Sindonews.com - Polda Jawa Barat mengerahkan sekira 2/3 atau sekira 20 ribu personelnya untuk mengamankan pelaksanaan Pemilu 2014 dari awal sampai akhir tahapan.
"Untuk pengamanan (pemilu), kita siapkan 2/3 kekuatan dari personel yang ada. Kekuatan Polda Jawa Barat saat ini ada 30 ribu personel," kata Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Suhardi Alius, di Kantor KPU Jawa Barat, Kamis (21/11/2013).
Jika ternyata dalam perjalanannya diperlukan personel tambahan, Polda Jawa Barat akan meminta bantuan ke Mabes Polri. "Mabes sudah menyatakan siap kalau Jawa Barat membutuhkan bantuan," ungkapnya.
Untuk pengamanan itu, KPU Jawa Barat dan Polda Jawa Barat menuangkannya dalam MoU atau nota kesepahaman yang ditandatangani hari ini.
"Ini bentuk komitmen kita untuk melakukan kerjasama dengan KPU dalam rangka mengamanankan rangkaian tahapan proses pemilu," jelas Suhardi.
Ketua KPU Jawa Barat, Yayat Hidayat, mengatakan MoU itu membuat pihaknya lebi tenang dalam menjalankan berbagai tahapan pemilu. "Dengan adanya nota perjanjian ini, saya melihat ada jaminan terhadap proses penyelenggaraan pemilu di Jawa Barat bisa berjalan dengan baik," ucapnya.
Sejak proses awal tahapan pemilu, Yayat mengaku sudah bekerja sama dengan Polda Jawa Barat. Selama ini, pengamanan pun berjalan dengan baik. Tapi ada sejumlah hal yang harus dituangkan dalam MoU.
"Alhamdulillah selama ini kerjasama berjalan dengan baik, apalagi sekarang dikukukan dengan perjanjian," tandas Yayat.
"Untuk pengamanan (pemilu), kita siapkan 2/3 kekuatan dari personel yang ada. Kekuatan Polda Jawa Barat saat ini ada 30 ribu personel," kata Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Suhardi Alius, di Kantor KPU Jawa Barat, Kamis (21/11/2013).
Jika ternyata dalam perjalanannya diperlukan personel tambahan, Polda Jawa Barat akan meminta bantuan ke Mabes Polri. "Mabes sudah menyatakan siap kalau Jawa Barat membutuhkan bantuan," ungkapnya.
Untuk pengamanan itu, KPU Jawa Barat dan Polda Jawa Barat menuangkannya dalam MoU atau nota kesepahaman yang ditandatangani hari ini.
"Ini bentuk komitmen kita untuk melakukan kerjasama dengan KPU dalam rangka mengamanankan rangkaian tahapan proses pemilu," jelas Suhardi.
Ketua KPU Jawa Barat, Yayat Hidayat, mengatakan MoU itu membuat pihaknya lebi tenang dalam menjalankan berbagai tahapan pemilu. "Dengan adanya nota perjanjian ini, saya melihat ada jaminan terhadap proses penyelenggaraan pemilu di Jawa Barat bisa berjalan dengan baik," ucapnya.
Sejak proses awal tahapan pemilu, Yayat mengaku sudah bekerja sama dengan Polda Jawa Barat. Selama ini, pengamanan pun berjalan dengan baik. Tapi ada sejumlah hal yang harus dituangkan dalam MoU.
"Alhamdulillah selama ini kerjasama berjalan dengan baik, apalagi sekarang dikukukan dengan perjanjian," tandas Yayat.
(lns)