PU DKI dianggap gunakan pola kerja lama
Selasa, 19 November 2013 - 20:18 WIB
PU DKI dianggap gunakan pola kerja lama
A
A
A
Sindonews.com - Lambannya pengangkatan karung-karung berisi sampah yang diambil dari kali dan saluran air di Jakarta dikeluhkan anggota DPRD DKI dari Fraksi PDI Perjuangan, Prasetyo Edi Marsudi.
Menurut Pras, kerja anak buah dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI yang mengerjakan proyek normalisasi kali dan saluran itu sangat disesalkan. Pasalnya, karung-karung berisi sampah yang dibiarkan di atas bibir kali dan pinggir jalan itu kerap menimbulkan kemacetan.
"Pekerja di lapangan masih gunakan budaya lama. Setiap kerja, karung berisi sampah dari kali dan selokan, ditaruh saja di pinggir jalan. Itu justru bikin macet," katanya di Gedung DPRD DKI, Selasa (19/11/2013).
Anggota Komisi B DPRD DKI itu menilai, langkah antisipasi banjir yang dilakukan Dinas PU DKI selama ini terbilang sudah cukup baik dan pantas diberikan apresiasi. Mengingat dinas tersebut telah melakukan sikap cepat tanggap sesuai dengan intruksi Gubernur DKI, Joko Widodo.
"Dinas PU sudah bagus kerjanya. Masalahnya cuma pola kerja lama anak buahnya di lapangan. Karena kalau habis ngerjain proyek, karungnya ditinggal, ya sama saja bikin macet dan berantakan," ujarnya.
Apabila pola lama pekerja ini bisa diubah, Pras mengatakan akan berusaha menambah anggaran di Dinas PU pada APBD tahun depan.
"Saya bantu tingkatkan APBD sebagai anggota fraksi, tapi pola itu harus diubah," tandasnya.
Menurut Pras, kerja anak buah dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI yang mengerjakan proyek normalisasi kali dan saluran itu sangat disesalkan. Pasalnya, karung-karung berisi sampah yang dibiarkan di atas bibir kali dan pinggir jalan itu kerap menimbulkan kemacetan.
"Pekerja di lapangan masih gunakan budaya lama. Setiap kerja, karung berisi sampah dari kali dan selokan, ditaruh saja di pinggir jalan. Itu justru bikin macet," katanya di Gedung DPRD DKI, Selasa (19/11/2013).
Anggota Komisi B DPRD DKI itu menilai, langkah antisipasi banjir yang dilakukan Dinas PU DKI selama ini terbilang sudah cukup baik dan pantas diberikan apresiasi. Mengingat dinas tersebut telah melakukan sikap cepat tanggap sesuai dengan intruksi Gubernur DKI, Joko Widodo.
"Dinas PU sudah bagus kerjanya. Masalahnya cuma pola kerja lama anak buahnya di lapangan. Karena kalau habis ngerjain proyek, karungnya ditinggal, ya sama saja bikin macet dan berantakan," ujarnya.
Apabila pola lama pekerja ini bisa diubah, Pras mengatakan akan berusaha menambah anggaran di Dinas PU pada APBD tahun depan.
"Saya bantu tingkatkan APBD sebagai anggota fraksi, tapi pola itu harus diubah," tandasnya.
(ysw)