Lokasi penemuan harta karun pusat industri kerajaan

Selasa, 12 November 2013 - 17:20 WIB
Lokasi penemuan harta...
Lokasi penemuan harta karun pusat industri kerajaan
A A A
Sindonews.com - Penemuan harta karun berisi kepingan emas yang diperkirakan peninggalan zaman kerajaan di Gampong (Desa) Pande, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, menyedot perhatian warga.

Sejarawan Aceh Husaini Ibrahim mengatakan, kawasan temuan emas itu adalah pusat industri yang memproduksi berbagai kebutuhan Kerajaan Aceh Darussalam.

"Mulai dari mata uang dari emas, batu nisan dengan ukiran-ukiran indah, senjata besi untuk berperang, dan berbagai kebutuhan kerajaan lainnya," jelas dosen FKIP Sejarah Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh itu kepada wartawan, Selasa (12/11/2013).

Menurutnya, Gampong Pande dulu juga dikenal sebagai pusat perdagangan, karena letaknya sangat strategis di lintasan Selat Malaka, dan berada pada puncak kejayaannya, pada masa kepemimpinan Sultan Iskandar Muda (1607-1636).

"Tapi jauh sebelum itu, Gampong Pande sudah terkenal sebagai kawasan industri dan pusat perdagangan yang strategis," sebut alumnus Universitas Sains Malaysia (USM) yang pernah membuat penelitian di Gampong Pande untuk disertasi doktoralnya.

Di kampung tersebut, memang banyak ditemukan makam-makam zaman dulu dengan batu nisan ukiran kuno. Salah satu makam yang terkenal dan sudah dipugar adalah, Makam Teungku Dikandang dan Makam Putroe Ijo.

Husaini memperkirakan, koin-koin yang ditemukan itu merupakan hasil pesanan luar yang belum dikirim para penempa emas yang dulunya banyak terdapat di Gampong Pande. Atau milik kerajaan yang masih di simpan setelah diproduksi. "Ini masih butuh penelitian lebih lanjut," terangnya.

Sekilas, koin-koin emas yang ditemukan warga di Muara Krueng (sungai) Doy, Gampong Pande, bentuknya persis dengan dirham atau mata uang Aceh masa kerajaan yang berada di Museum Aceh. Koin seukuran kancing jas itu, dipermukaannya bertulis aksara Arab.

Husaini meminta, pemerintah untuk segera menyelamatkan sejarah Gampong Pande yang dulu terkenal hingga ke semenanjung negara tetangga. Temuan emas itu, dikhawatirkan bisa mendorong warga membongkar makam-makam kuno yang ada, karena diyakini ada emas di bawahnya.

"Saya khawatir kalau tidak segera diselamatkan, berbagai peninggalan yang sangat bersejarah di Gampong Pande akan punah," sebutnya.
(san)
Berita Terkait
Eksotiknya Situs Prasejarah...
Eksotiknya Situs Prasejarah Liang Panning, Surga Tersembunyi di Pelosok Maros
Galeri Nasional Kembali...
Galeri Nasional Kembali Dibuka dengan Prosedur Kunjungan Baru
Mengenal Tugu Leitje...
Mengenal Tugu Leitje di Pemalang yang Kini Dijadikan Cagar Budaya
Jembatan Cagar Budaya...
Jembatan Cagar Budaya di Kediri Kembali Dibuka
Jokowi Minta Jejak Peradaban...
Jokowi Minta Jejak Peradaban Dilestarikan
Pemprov DKI Tetapkan...
Pemprov DKI Tetapkan 14 Cagar Budaya, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Hore! Stasiun KRL JIS...
Hore! Stasiun KRL JIS Diresmikan Besok
41 menit yang lalu
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
1 jam yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
1 jam yang lalu
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
2 jam yang lalu
Resmikan Penataan Jalan...
Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Pramono: Wajah Baru Jakarta
2 jam yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
2 jam yang lalu
Infografis
Industri Perbankan China...
Industri Perbankan China Memburuk, 40 Bank bangkrut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved