Polda Jabar turun mencari korban tawuran di Sukabumi
Selasa, 12 November 2013 - 10:18 WIB
Polda Jabar turun mencari korban tawuran di Sukabumi
A
A
A
Sindonews.com - Polda Jawa Barat membantu pencarian dua siswa SMKN 1 yang menceburkan diri ke sungai Cimahi saat menghindar dari tawuran yang terjadi di Kampung Karang Hilir, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu 9 November lalu.
"Tim dari Polda ikut diperbantukan untuk mencari dua korban lainnya. Mudah-mudahan dengan bantuan dari berbagai pihak, korban bisa segera ditemukan," tutur Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus Sitompul, Selasa (12/112013).
Selain dari anggota Polda Jabar, tim dari Polres Sukabumi dan jajarannya juga ikut melakukan pencarian.
Lebih lanjut Martinus membeberkan, kronologi penyerangan itu terjadi Sabtu sekitar pukul 18.00 WIB. Pelajar SMKN 1 Cibadak Pertanian berjumlah 70 orang yang diangkut truk tronton saat melintas di Kampung Karang Hilir, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi dicegat sekelompok orang.
Belakangan diketahui, yang mencegat truk itu adalah pelajar dari SMK Lodaya Karang Tengah. Saat pencegatan berlangsung, pelajar dari SMKN 1 lari kocar-kacir hingga ada beberapa siswa yang mencenburkan diri ke sungai Cimahi.
"Dari kejadian ini ada seorang korban bernama Mohmad Derio Akbar yang terluka di bagian kaki dan tangan akibat sabetan samurai," bebernya.
Dari data sementara, empat korban yang tewas bernama, M Rizki (17), Dimas (16), Indriyanto (16), dan Randika (16). Sementara dua korban yang masih hilang adalah M Ramdani dan Ismatulah.
"Tim dari Polda ikut diperbantukan untuk mencari dua korban lainnya. Mudah-mudahan dengan bantuan dari berbagai pihak, korban bisa segera ditemukan," tutur Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus Sitompul, Selasa (12/112013).
Selain dari anggota Polda Jabar, tim dari Polres Sukabumi dan jajarannya juga ikut melakukan pencarian.
Lebih lanjut Martinus membeberkan, kronologi penyerangan itu terjadi Sabtu sekitar pukul 18.00 WIB. Pelajar SMKN 1 Cibadak Pertanian berjumlah 70 orang yang diangkut truk tronton saat melintas di Kampung Karang Hilir, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi dicegat sekelompok orang.
Belakangan diketahui, yang mencegat truk itu adalah pelajar dari SMK Lodaya Karang Tengah. Saat pencegatan berlangsung, pelajar dari SMKN 1 lari kocar-kacir hingga ada beberapa siswa yang mencenburkan diri ke sungai Cimahi.
"Dari kejadian ini ada seorang korban bernama Mohmad Derio Akbar yang terluka di bagian kaki dan tangan akibat sabetan samurai," bebernya.
Dari data sementara, empat korban yang tewas bernama, M Rizki (17), Dimas (16), Indriyanto (16), dan Randika (16). Sementara dua korban yang masih hilang adalah M Ramdani dan Ismatulah.
(lns)