Ini alasan pelaku habisi nyawa Brigadir Syarif

Senin, 04 November 2013 - 13:25 WIB
Ini alasan pelaku habisi...
Ini alasan pelaku habisi nyawa Brigadir Syarif
A A A
Sindonews.com - Pembunuhan anggota Brimob M Syarif oleh kernet tembak Metro Mini S-75 Mustakim bin Jamwas (22), ternyata hanya dipicu persoalan sepele. Mustakim tersinggung dengan sikap Syarif sehingga nekat menghabisi nyawa korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto menjelaskan, kejadian tersebut berawal ketika pelaku diantar oleh seorang satpam sebuah gedung naik ke metromini S 640 dari arah Pancoran menuju ke Pasar Minggu.

Bus yang dikendarai oleh sopir tembak bernama Mune itu pun tidak masuk ke Terminal Pasar Minggu dan menurunkan penumpang di luar terminal termasuk korban yang saat itu tertidur di dalam bus.

"Korban merasa tidak terima dan terjadi percekcokan antara kernet dengan korban," kata Rikwanto dalam keterangan persnya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (4/11/2013).

Dalam percekcokan tersebut, korban juga sempat mengintimidasi pelaku dengan mengaku dirinya anggota polisi.

"Itu membuat tersangka tersinggung. Kalau keterangan saksi-saksi, korban sempat menarik kerah tersangka. Korban kemudian turun ke bawah dan dikejar pelaku yang sudah mengambil sebilah pisau dari lemari di bawah kursi Metro Mini," paparnya.

Melihat pelaku membawa pisau, korban masih menantang dan mengatakan "Kalau mau berkelahi jangan memakai pisau" terangnya. Pelaku semakin emosi dan segera menusuk korban dengan pisau yang telah dibawanya.

Korban kemudian mengalami luka bacok di pinggang kiri belakang, bagian dada sebelah kanan depan dan beberapa luka tusuk lainnya.

Rikwanto pun menambahkan, Mune seorang sopir Metro Mini sempat melerai perkelahian tersebut namun tidak berhasil. Mereka pun kemudian segera kabur usai pelaku berkelahi dan menusuk korban.

Baca juga: Anggota Brimob tewas usai berduel
(ysw)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
10 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
10 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
11 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
11 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
12 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
15 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved