Ikuti langkah Jokowi, topeng monyet di Solo dioperasi

Sabtu, 02 November 2013 - 01:59 WIB
Ikuti langkah Jokowi,...
Ikuti langkah Jokowi, topeng monyet di Solo dioperasi
A A A
Sindonews.com - Tak mau kalah dengan Ibu Kota Jakarta, yang melarang keberadaan topeng monyet. Kini Kota yang pernah dipimpin Jokowi pun melakukan langkah serupa, melarang topeng monyet beroperasi di Kota Solo.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Solo Sutarja mengatakan, operasi topeng monyet yang biasa mangkal di perempatan lampu merah, efektif dimulai pada Sabtu (2/11/2013) besok.

Hanya saja, pihaknya belum langsung menyita monyet-monyet tersebut. Pada hari pertama, ungkap Sutarja, pihaknya baru sebatas memberikan imbauan kepada para topeng monyet.

Bila mereka membandel dan tetap beroperasi, maka sanksi tegas berupa penyitaan monyet milik para topeng monyet mulai diberlakukan.

“Kami mulai lakukan patroli. Kami ingatkan, supaya mereka tidak mengamen menggunakan monyet-monyet lagi,” jelasnya kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Jumat (1/11/2013).

Saat ditanya apakah monyet-monyet yang disita bila para topeng monyet tetap membandel akan mendapatkan kompensasi? Sutarja mengatakan, monyet yang berhasil disita akan diserahkan ke kebun binatang taman satwa taru jurug.

Sedangkan pemiliknya akan diidentifikasi berdasarkan tempat tinggalnya. Hasil identifikasi dijadikan sebagai acuan, untuk menentukan langkah selanjutnya. Jika mereka berasal dari dalam Kota Solo, akan dilakukan home visit.

Petugas akan mengecek sisi kehidupan sosial pengamen di wilayah masing-masing. Termasuk, kepesertaan jaminan sosial apa saja yang mereka ikuti selama ini.

Opsi lain yang menjadi gagasan Pemkot Solo bagi pengamen yang terjaring razia, adalah dengan memberi bekal ketrampilan. Harapannya, mereka tidak lagi terjun ke dunia yang sama nantinya.

Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
10 Gelandangan dan Pengemis...
10 Gelandangan dan Pengemis di Salatiga Terjaring Operasi Yustisi
Pemkot Jaktim Razia...
Pemkot Jaktim Razia 38 Lokasi Rawan Gelandangan dan Pengemis
Gelandangan Ini Bawa...
Gelandangan Ini Bawa Uang Rp12 Juta saat Terjaring Dinsos Jaksel
Anjal dan Gepeng Marak...
Anjal dan Gepeng Marak di Makassar Jelang Tahun Baru
Ditampung di GOR Cengkareng,...
Ditampung di GOR Cengkareng, Puluhan PMKS Jalani Rapid Test Corona
Negara-negara dengan...
Negara-negara dengan Jumlah Gelandangan Terbanyak di Dunia, Nomor 5 Tak Disangka
Berita Terkini
Asosiasi Kepala Desa...
Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia di NTB Dukung MBG Diperluas hingga Pelosok
11 menit yang lalu
BNPB Pulihkan Akses...
BNPB Pulihkan Akses Air Bersih di Merapi dengan Pipanisasi Sepanjang 30 Km
1 jam yang lalu
ITS Dorong Mahasiswa...
ITS Dorong Mahasiswa Kembangkan Inovasi untuk Mendukung Kinerja PLN
1 jam yang lalu
UI Tegaskan Kajian BEM...
UI Tegaskan Kajian BEM Psikologi soal LGBT Bukan Sikap Resmi Kampus
1 jam yang lalu
Warga Pertanyakan Perubahan...
Warga Pertanyakan Perubahan Aliran Kali Cikokol dan Luas Taman Potret
3 jam yang lalu
BMKG Operasikan Radar...
BMKG Operasikan Radar Laut Canggih di Sumatera, Percepat Peringatan Dini Tsunami
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved