'Berburu' burung pantai langka di pulau Jawa

Rabu, 30 Oktober 2013 - 02:42 WIB
Berburu burung pantai...
'Berburu' burung pantai langka di pulau Jawa
A A A
Sindonews.com - Ingin mengulang kesempatan yang pernah terjadi tahun lalu, Kelompok Pengamat Burung (KPB) Bionic UNY menggelar Festival Burung Pantai 2013. Dengan mengambil spot pengamatan di Pantai Trisik, Kulonprogo, para peserta pengamatan berharap bisa melihat keberadaan burung-burung langka.

"Pantai Trisik merupakan tempat persinggahan burung-burung pantai yang melakukan migrasi akibat pergantian musim. Ada beberapa zona yang dapat dijadikan titik pengamatan monitoring burung pantai di Pantai Trisik, yakni persawahan, laguna, delta dan pantai," ujar Anggota KPB Bionic UNY Puspa Hening, Selasa (29/10/2013).

Puspa menjelaskan, pada festival tahun lalu, para peserta sempat dibuat takjub dengan munculnya burung jenis Pectoral Sandpiper (Calidris melanotos). Pectoral Sandpiper pernah tercatat di Delta Muara Sungai Progo. Dan kesempatan langka tersebut kembali mampu memuaskan para peserta karena burung dengan jenis yang sama muncul di lokasi yang sama.

"Belum pernah ada catatan lain mengenai lokasi kemunculan burung pantai ini di Pulau Jawa, bahkan mungkin di Indonesia. Boleh jadi ini merupakan sebuah keberuntungan bagi pengamat burung di Trisik karena dapat menyaksikan burung yang belum ditemukan di belahan kepulauan nusantara yang lain," imbuhnya.

Berbekal monokuler dan binokuler, para peserta melakukan pengamatan. Di areal persawahan yang belum ditanami padi, cukup banyak ditemui jenis Biru Laut Ekor Hitam (Limosa Limosa), sedangkan pada areal yang sudah menghijau terdapat sedikit Kedidi Leher Merah (Red-neck Stint/Calidris ruficollis) yang berlalu-lalang di sela-sela tanaman padi.

Melangkah ke selatan areal persawahan, terdapat beberapa Cerek Jawa (Charadrius javanicus) dan Trinil Semak (Tringa glareola).

"Di spot laguna hanya Kuntul Besar yang tampak, sedangkan di zona pantai dari kejauhan kami menangkap sekawanan Kedidi Putih mendominasi wilayah ini bersama Cerek Besar," ungkapnya.

"Untuk pengamatan di delta Muara Sungai Progo, yang tampak ialah burung pantai dari famili Trinil-Trinilan (Scolopacidae) seperti Trinil Pembalik Batu (Ruddy Turnstone/Arenaria interpres), Trinil Kaki Merah (Tringa totanus) dan Trinil Kaki Hijau (Tringa nebularia)," tambahnya.

Anggota KPB Bionic UNY lainnya Nizzar Fachry menuturkan, melalui kegiatan pengamatan burung, para peserta mampu lebih memahami kenekaragaman hayati dan konservasi dengan cara pengamatan burung. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki banyak manfaat sekaligus menyenangkan.
(mhd)
Berita Terkait
Seorang Ibu Hamil dan...
Seorang Ibu Hamil dan Melahirkan dalam Waktu Satu Jam
Bocah Gemar Hirup Aroma...
Bocah Gemar Hirup Aroma Bensin Motor di Cilegon Banten
Makam Dicat Warna-warni...
Makam Dicat Warna-warni Bagaikan Pelangi
Viral, Pisang Tumbuh...
Viral, Pisang Tumbuh di Atas Pohon Pisang yang Mati
Heboh, Anak Ikan Hiu...
Heboh, Anak Ikan Hiu Berwajah Manusia Ditangkap Nelayan Rote
Aneh! 220 Kali Kencan...
Aneh! 220 Kali Kencan Berujung Kegagalan, Model Ini Nikahi Anjingnya
Berita Terkini
Gelar Demo di Depan...
Gelar Demo di Depan Kejati Jatim, KEMAKI Sampaikan 10 Tuntutan
44 menit yang lalu
Partai Perindo Tuntaskan...
Partai Perindo Tuntaskan SK Definitif 15 DPD Sulut, Mantapkan Persiapan Verifikasi Parpol
1 jam yang lalu
Lanjutkan Perjuangan...
Lanjutkan Perjuangan Ayah, Nurdiansyah Alasta Nyalon Ketua DPD Demokrat Aceh
1 jam yang lalu
Jadi Kawasan Strategis...
Jadi Kawasan Strategis Jakarta, PPK Kemayoran Berbenah
1 jam yang lalu
Pramono Minta Tarif...
Pramono Minta Tarif LRT Pegangsaan Dua-Manggarai Harus Terjangkau Masyarakat
1 jam yang lalu
Dukung Program Pemerintah,...
Dukung Program Pemerintah, Cek Kesehatan Segitiga Telah Jangkau 15.000 Masyarakat
1 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved