Tahun depan Ahok akan terapkan e-budgeting
Jum'at, 18 Oktober 2013 - 13:29 WIB
Tahun depan Ahok akan terapkan e-budgeting
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan bakal memperketat pengawasan anggaran daerah agar tidak bisa dimanipulasi oleh oknum-oknum tertentu.
Untuk itu, ia berencana menerapkan sistem electronik budgeting tahun depan. Langkah ini dilakukan agar tidak mudah diakses oleh orang yang tidak berkepentingan.
"Jadi patokannya kita jangan berdebat, kita masukin seperti e-budgeting saja, supaya semua orang enggak bisa memanipulasi," kata Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota Jakarta, Jumat (18/10/2013).
Electronic budgeting dibutuhkan, karena sistem manual yang dipraktikan saat ini kerap dimanipulasi oknum.
Ia menyontohkan sejumlah anggaran yang dirasa kurang penting yang pernah dicoretnya dari anggaran SKPD. Ternyata, anggaran tersebut muncul lagi ketika akan dibahas dalam APBD.
Dengan menggunakan e-budgeting, kata dia, peluang untuk korupsi dapat ditekan dan dengan mudah dapat ditelusuri karena orang yang bertanggung jawab jelas.
"Jadi kalau dengan e-budgeting, kalau mau ubah data harus pakai password, siapa yang ubah bakal ketahuan," pungkasnya.
Untuk itu, ia berencana menerapkan sistem electronik budgeting tahun depan. Langkah ini dilakukan agar tidak mudah diakses oleh orang yang tidak berkepentingan.
"Jadi patokannya kita jangan berdebat, kita masukin seperti e-budgeting saja, supaya semua orang enggak bisa memanipulasi," kata Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota Jakarta, Jumat (18/10/2013).
Electronic budgeting dibutuhkan, karena sistem manual yang dipraktikan saat ini kerap dimanipulasi oknum.
Ia menyontohkan sejumlah anggaran yang dirasa kurang penting yang pernah dicoretnya dari anggaran SKPD. Ternyata, anggaran tersebut muncul lagi ketika akan dibahas dalam APBD.
Dengan menggunakan e-budgeting, kata dia, peluang untuk korupsi dapat ditekan dan dengan mudah dapat ditelusuri karena orang yang bertanggung jawab jelas.
"Jadi kalau dengan e-budgeting, kalau mau ubah data harus pakai password, siapa yang ubah bakal ketahuan," pungkasnya.
(ysw)