Rebutan Pulau Galang, Pemkab Gresik & Pemkot Surabaya gigit jari

Sabtu, 12 Oktober 2013 - 08:01 WIB
Rebutan Pulau Galang,...
Rebutan Pulau Galang, Pemkab Gresik & Pemkot Surabaya gigit jari
A A A
Sindonew.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal gigit jari atas sengketa Pulau Galang. Pasalnya, Pemprov Jatim segera mengambil alih pulau yang berlokasi di perbatasan Surabaya-Gresik tepatnya di Perairan Teluk Lamong.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo menegaskan, sesuai dengan keputusan Menteri Dalam Negeri, pulau tersebut tetap dikelola oleh Pemprov Jatim. Meski demikian, status quo pulau tersebut tetap berlaku dan tim dari Kemendagri akan melakukan kajian.

“Nanti akan dipertimbangkan lagi karena ini menyangkut Depdagri," kata Pakde Karwo, Sabtu (12/10/2013).

Gubernur juga membantah terkait adanya penerbitan sertifikat hak milik yang diterbitkan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Menurutnya, tidak mungkin BPN menerbitkan sertifikat untuk wilayah Pulau Galang.

Apalagi, yang disertifikatkan itu sebuah pulau yang masuk dalam lahan konservasi.

“Enggak ada, dan enggak mungkin, wong yang ngurus (pulau Galang) itu kita (provinsi Jatim) kok,” tandas mantan Sekdaprov Jatim ini.

Soekarwo juga menyindir Pemkab Gresik yang sepertinya tetap ngotot untuk mengambil alih pulau tersebut. Namun ia juga mengakui, jika ditarik garis lurus maka pulau tersebut berada di dua wilayah yakni, Pemkab Gresik dan Pemkot Surabaya.

Sehingga, bisa dimaklumi jika dua pemerintahan daerah itu berebut aset yang berada di tengah laut. “Tapi, Mendagri kan sudah jelas. Pulau tersebut dikelola Pemprov," jelasnya.

Selanjutnya, sesuai dengan amanat Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Jatim 2009-2029. Pulau tersebut untuk kawasan Mangrove dan konservasi fauna. “Kalau untuk mangrove, ya lebih baik dikelolah provinsi saja,” kata dia.

Sengketa Pulau Galang ini bermula ketika Badan Pertanahan Nasional (BPN) mengeluarkan tiga sertifikat atas nama warga Gresik yakni Poenta Surya, Kuntoro Surya, dan Darwati Napan.

Kepala Badan Lingkungan Hidup(BLH) Jatim, Indra Wiragana mengatakan sengketa tersebut sudah lama bergulir. Kawasan ini sangat strategis karena berjarak sekitar 200 meter dari pembangunan megaproyek Teluk Lamong.

Bahkan, Kawasan ini dicanangkan sebagai kawasan pengendalian ketat sebagai Kawasan Ekonomi Khusus.
(lns)
Berita Terkait
Sengketa 4 Pulau Perbatasan...
Sengketa 4 Pulau Perbatasan Sumut-Aceh, Pemprov Sumut: Masuk Wilayah Kita
4 Langkah Penyelesaian...
4 Langkah Penyelesaian Sengketa Perbatasan Pulau Kawi-Kawia di Sultra dan Sulsel
Jepang Temukan 7.000...
Jepang Temukan 7.000 Pulau Baru
Kemendagri Ungkap 16...
Kemendagri Ungkap 16 Pulau Bersengketa di Trenggalek-Tulungagung, Berikut Daftar Pulaunya
Pemerintah Siapkan RUU...
Pemerintah Siapkan RUU Pemerintahan Aceh di Tengah Polemik 4 Pulau Masuk Sumut
Buka Peluang RUU Aceh-Sumut,...
Buka Peluang RUU Aceh-Sumut, DPR: Untuk Fiksasi 4 Pulau Masuk Wilayah Mana
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
7 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
7 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
7 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
8 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
10 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
11 jam yang lalu
Infografis
4 Pulau Sengketa Kembali...
4 Pulau Sengketa Kembali ke Pangkuan Aceh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved