Penumpang disiram air keras, perbuatan Tompel keterlaluan

Selasa, 08 Oktober 2013 - 08:38 WIB
Penumpang disiram air...
Penumpang disiram air keras, perbuatan Tompel keterlaluan
A A A
Sindonews.com - Perbuatan RN alias Tompel yang menyiramkan cairan kimia soda api ke arah penumpang bus PPD 213 dinilai sebagai tindak kriminal berat. Dilihat dari pola tindakan, kasus ini bisa dikategorikan ekstrim.

Hal tersebut disampaikan oleh Kriminolog dari Universitas Indonesia (UI) Adrianus Meliala saat konferensi pers di Mapolres Jakarta Timur, Senin 7 Oktober 2013.

"Pola tindakannya tergolong tidak biasa, berbeda dari tindak kriminal yang biasa dilakukan pelajar. Ini tergolong sebagai ekstrim," tegasnya.

Adrianus mengatakan, tawuran biasanya terjadi karena ada segelintir siswa yang memicu sebagai provokator, sedangkan siswa yang terlibat tawuran biasanya hanya ikut-ikutan.

"Satu atau dua persen itu provokator, tukang kompor dan bahkan berani ngeluarin uang. Yang lainnya hanya sebagai followers (pengikut)," terangnya.

Kendati demikian, sebagai pelaku penyiraman cairan soda api, tindakan Tompel tidak serta dapat dikatakan sebagai tindak kriminal murni. Meski telah menginjak usia yang terbilang bukan di bawah umur, namun Tompel hanyalah masih berstatus pelajar yang masih membutuhkan bimbingan.

"Memang bukan di bawah umur, namun dia masih pelajar, dengan pemikiran yang masih labil. Tidak bisa dikatakan kriminal murni, melainkan pelajar yang tersangkut tindakan kriminal," paparnya.

Adrianus menambahkan, sebaiknya pelaku kriminal seperti Tompel ini jangan dikucilkan dari masyarakat. Hal ini justru membuat pelaku merasa terbuang dan semakin menjadi-jadi.

"Diharapkan, walaupun sulit, pelaku tidak dialienasi atau dikeluarkan dari sekolah. Harus dipertahankan agar tidak langsung terjun dalam dunia kriminal," katanya.

Selain itu, Adrianus juga menyoroti efek dari pemberitaan yang berlebihan bisa menjadi inspirasi pelajar lain untuk berbuat serupa.

"Saya memang memperhatikan, copycat, makin banyak diberitakan, lalu orang terinspirasi, makin banyak diberitakan orang makin banyak meniru," ucapnya.

Baca berita terkait:
Mudahnya mendapatkan bahan kimia berbahaya
(mhd)
Berita Terkait
Gagal Tawuran, Pelajar...
Gagal Tawuran, Pelajar Ini Mewek Saat Dijemput Orang Tuanya di Kantor Polisi
Ditangkap Polisi, 25...
Ditangkap Polisi, 25 Pelajar di Bekasi Berlutut Minta Maaf kepada Orang Tua
Antisipasi Tawuran Pelajar...
Antisipasi Tawuran Pelajar dengan Pendidikan Karakter di Sekolah
Razia Pelaku Tawuran...
Razia Pelaku Tawuran Pelajar di Serang, Polisi Amankan Celurit hingga Samurai
Rekaman Tawuran Pelajar...
Rekaman Tawuran Pelajar SMP di Sukabumi Tersebar, Diduga Akan Dijadikan Konten Medsos
Tawuran di Bogor, 2...
Tawuran di Bogor, 2 Pelajar Terluka Kena Sabet
Berita Terkini
Tutup Kaderisasi Nasional...
Tutup Kaderisasi Nasional 2026, Ansor Canangkan Cetak Biru Kepemimpinan Nasional
52 menit yang lalu
Dituntut 8,5 Tahun Penjara,...
Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Gubernur Riau: JPU Abaikan Fakta Persidangan
1 jam yang lalu
Ini Identitas 12 Korban...
Ini Identitas 12 Korban Meninggal dan 6 Luka Akibat Kecelakaan Maut di Pantura
1 jam yang lalu
Kapolri Bedah Rumah...
Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji di Palembang, Begini Penampakannya
1 jam yang lalu
Hari Pertama Masuk Sekolah,...
Hari Pertama Masuk Sekolah, Cawang Macet, Jalan Letjen MT Haryono Padat Merayap
1 jam yang lalu
BMKG Catat 10 Daerah...
BMKG Catat 10 Daerah dengan Suhu Harian Tertinggi, Makassar Sentuh 35,5 Derajat Celsius
2 jam yang lalu
Infografis
Misteri Air Terjun Berdarah...
Misteri Air Terjun Berdarah di Antartika Terpecahkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved