Aktivis anti korupsi desak Akil Mochtar dihukum Mati

Senin, 07 Oktober 2013 - 13:33 WIB
Aktivis anti korupsi...
Aktivis anti korupsi desak Akil Mochtar dihukum Mati
A A A
Sindonews.com - Gerakan mendesak hukuman mati kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar mulai muncul di daerah.

Puluhan aktivis anti korupsi Komite Rakyat Pemberantas Korupsi (KRPK) Blitar berunjuk rasa menuntut tersangka suap perkara pemilukada tersebut digantung.

Menurut mereka, apa yang dilakukan Akil telah menyakiti hati rakyat Indonesia.

"Sudah sepantasnya Akil Mochtar digantung mati di depan pengadilan rakyat," teriak Koordinator KRPK Moh Triyanto dalam orasinya Senin (7/10/2013).

Akil Mochtar tertangkap tangan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima uang suap sebesar Rp3 miliar.

Selain itu, dalam penggeledahan di ruang kerjanya, KPK juga menjumpai narkoba jenis ganja, sabu sabu serta obat keperkasaan.

"Tidaklah pantas seorang penegak hukum berprilaku menyimpang dari kedudukan yang disandangnya," ujar Trianto.

Bersama Akil, KPK juga menangkap enam orang lain, yakni di antaranya anggota DPR RI fraksi Golkar Chairunisa dan adik kandung Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.

Menurut Trianto, ganjaran bui belum memenuhi rasa keadilan. Hal itu mengingat Akil merupakan figur dari sebuah institusi hukum yang selama ini menjadi tempat pencari keadilan yang terakhir.

"Sekali lagi, satu-satunya hukuman yang pantas adalah dihukum mati, "tegasnya. Untuk menyampaikan desakanya, para aktivis menggelar mimbar bebas.

Ekspresi massif yang digelar di depan kantor DPRD Kota Blitar itu juga diwarnai aksi membakar foto Akil Mochtar.

Dalam kesempatan itu para aktivis juga berseru agar pemerintah segera menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perpu) yang khusus mengatur syarat, aturan dan mekanisme seleksi serta pemilihan hakim Mahkamah Konstitusi.

"Hendaknya pemerintah segera mengajukan ke DPR. Perpu ini untuk menyelamatkan lembaga (MK) yang namanya telah dicemarkan para oknum seperti Akil Mochtar, "pungkas Trianto.
(lns)
Berita Terkait
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Partisipasi Publik dalam...
Partisipasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
UU Antitipikor Sarana...
UU Antitipikor Sarana Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi dan Perampasan Aset
Pemberantasan Korupsi,...
Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Sisi Lain dalam Pemberantasan...
Sisi Lain dalam Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
10 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
10 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
11 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
11 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
12 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
15 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved