Peserta BPJS kesehatan capai 92.000 jiwa

Selasa, 01 Oktober 2013 - 14:22 WIB
Peserta BPJS kesehatan...
Peserta BPJS kesehatan capai 92.000 jiwa
A A A
Sindonews.com – Jumlah peserta program badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS) kesehatan Kota Salatiga diproyeksikan mencapai sebanyak 92.000 jiwa.

Mereka terdiri dari berbagai lapisan masyarakat mulai warga miskin, pegawai swasta, pegawai negeri sipil (PNS) hingga pejabat di lingkungan Pemkot Salatiga.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Salatiga Sovie Harjanti menyatakan, proyeksi tersebut didasarkan pada data pendataan program perlindungan sosial (PPLS) yang dibuat Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2011 silam.
Namun jumlah peserta BPJS bisa berubah lantaran kuota masing-masing kabupaten dan kota ditentukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Penghitungan jumlah peserta didasarkan pada data PPLS yang dibuat BPS. Tapi jumlah riilnya menunggu jatah kuota dari pemerintah pusat,” kata Sovie kepada KORAN SINDO, Selasa (1/10/2013).

Menurut dia, saat ini Dinkes Kota Salatiga sedang melakukan persiapan terkait mekanisme dan teknis pelayanan kesehatan peserta BPJS kesehatan yang akan digulirkan pada 2014 itu.

Adapun persiapan teknis yang dilakukan meliputi mempersiapkan tempat pelayanan kesehatan mulai dari klinik dokter praktik hingga rumah sakit, termasuk sarana dan prasarana penunjangnya.

Disinggung mengenai kesiapan dokter praktik yang disiapkan untuk melayani pasien BPJS kesehatan, Sovie mengkui ada permasalahan yang cukup krusial.

Pasalnya, distribusi dokter praktik tidak merata. Sehingga ada beberapa daerah di tiga wilayah kecamatan yang hingga saat ini belum ada tempat praktik dokter atau pelayanan kesehatan lainnya.

“Pelayanan kesehatan dokter praktik belum merata dan terpusat di wilayah Kecamatan Sidorejo. Kami sudah meminta kepada sejumlah dokter untuk membuka praktik di daerah pinggiran agar pelayanan kesehatan bisa merata,” tandasnya.

Sementara itu, sejumlah warga Kota Salatiga berharap program BPJS kesehatan bisa tepat sasaran. Artinya program tersebut benar-benar bisa dinikmati oleh semua warga miskin.

“Kami berharap, pemerintah bisa mengutamakan warga miskin. Jangan sampai ada warga miskin yang tidak terdaftar menjadi peserta BPJS,” tutur Siwi, (52), warga Blotongan, Salatiga.

Warga Blotongan lainnya, Purwoko (38), meminta kepada pemerintah untuk tidak membeda-bedakan pelayanan BPJS antara warga miskin dengan pejabat.
Semua peserta BPJS harus mendapatkan pelayanan yang sama dan jangan sampai terjadi penolakan terhadap warga miskin peserta program pelayanan kesehatan gratis pemerintah yang membutuhkan pelayanan kesehatan di rumah sakit.

“Kasus-kasus yang terjadi dalam pelaksanaan program Jamkesmas yang merugikan peserta jangan sampai terulang. Kami minta pada pelaksanaan program BPJS kesehatan, pemerintah bisa memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada para peserta khususnya warga miskin,” tandasnya.
(lns)
Berita Terkait
SMC RS Telogorejo Semarang...
SMC RS Telogorejo Semarang Luncurkan 3 Inovasi Pelayanan Kesehatan
Kehadiran dan Ketersediaan...
Kehadiran dan Ketersediaan Layanan Kesehatan Dinilai Penting
Jabat Ketua PW IAMARSI,...
Jabat Ketua PW IAMARSI, Willi Putra Siap Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Momentum Benahi Pelayanan...
Momentum Benahi Pelayanan Kesehatan
Beroperasi, Klinik Nuhrintama...
Beroperasi, Klinik Nuhrintama Diharap Tunjang Pelayanan Kesehatan di Gowa
Mudahkan Pengguna, SehatQ...
Mudahkan Pengguna, SehatQ Layani Pemesanan Obat Secara Online
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
8 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
8 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
8 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
9 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
10 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
10 jam yang lalu
Infografis
5 Manfaat Salat Tarawih...
5 Manfaat Salat Tarawih bagi Kesehatan yang Harus Diketahui
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved