Ledakan di Pospol Genuk bukan aksi teroris

Jum'at, 27 September 2013 - 15:38 WIB
Ledakan di Pospol Genuk...
Ledakan di Pospol Genuk bukan aksi teroris
A A A
Sindonews.com - Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Dwi Priyatno menegaskan, ledakan Pos Polisi Ujung Tol Polsek Genuk, Kota Semarang, bukan terkait jaringan teroris. Hal itu terungkap setelah pihaknya berkoordinasi dengan Detasemen Khusus 88 Antiteror.

“Penanganan ini melibatkan Densus (Densus 88 Antiteror). Kemungkinan besar tidak terkait jaringan teroris, tapi pada prinsipnya itu tetap aksi teror,” katanya di Mapolda Jawa Tengah, Jumat (27/9/2013).

Melihat modus peledakan seperti itu, pelaku diduga bukan seorang profesional. “Dari modus operandinya, tidak begitu profesional. Indikasinya mungkin membenci sama polisi saja. Motif pastinya belum bisa disampaikan, karena pelakunya belum tertangkap,” tambahnya.

Dia menambahkan, sejauh ini situasi di Jawa Tengah masih kondusif. Pihaknya terus menggelar patroli dalam skala besar dan bersenjata.

“Itu ada pengungkapan kasus curanmor di Magelang sampai 44 TKP (Tempat Kejadian Perkara). Kasus narkoba juga, di Demak itu baru saja ungkap cukup menonjol. Perlu disampaikan kepada masyarakat, bahwa situasi di Jateng kondusif,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah AKBP Alloysius Liliek Darmanto mengatakan, pihaknya terus menggandeng kerja sama dengan berbagai pihak untuk menjaga kondusivitas wilayah.

“Masyarakat juga diimbau dapat memberikan informasi–informasi ke kami, jika ada yang mencurigakan. Termasuk memberikan informasi terkait ledakan pos polisi di Genuk itu,” tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, bom berdaya ledak rendah meledak di Pos Polisi Ujung Tol Polsek Genuk. Pusat Laboratorium Bareskrim Polri Cabang Semarang menyatakan, bom menggunakan bahan kimia yang dibungkus tabung pipa alumunium berdiameter sekira 1 inci dengan ketebalan 0,9 mm.
(san)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
1 jam yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
2 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved