Belum ada tersangka dalam kecelakaan di Malangbong
Selasa, 24 September 2013 - 17:42 WIB
Belum ada tersangka dalam kecelakaan di Malangbong
A
A
A
Sindonews.com - Ari (32), sopir truk tronton dalam peristiwa tabrakan beruntun di Jalan Raya Malangbong, Garut, masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr Slamet Garut.
Warga Kabupaten Purwakarta ini dirawat karena mengalami sejumlah luka dan benturan pada bagian kepala dan beberapa anggota tubuhnya.
Keberadaan Ari di RSUD dr Slamet Garut setidaknya dikawal petugas dari Polres Garut. Hingga kini Polres Garut belum menetapkan status tersangka terkait kendaraan truk yang ia kemudikan, telah menabrak sejumlah kendaraan lain di kawasan Kampung Cipeuyeum, Desa Sukamanah, Kecamatan Malangbong.
“Kasusnya masih dalam proses penyidikan. Saya belum bisa sampaikan apapun terkait status tersangka pada kasus kecelakaan ini. Pengemudinya masih dalam perawatan intensif dan kita masih berkoordinasi dengan pihak rumah sakit,” kata Kasat Lantas Polres Garut AKB Bariu Bawana, Selasa (24/9/2013).
Salah seorang petugas polisi yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan, truk yang dikemudikan Ari melaju dari arah Tasikmalaya menuju Bandung. Truk ini, kata dia, bermuatan kayu seberat enam ton.
“Dari keterangan pengemudi, ia akan membawa muatannya ini ke Jakarta,” ucapnya.
Sebelumnya, truk tronton bernopol B 9943 GY yang dikemudikan Ari mengalami rem blong saat melintasi jalan kawasan Kampung Cipeyeum. Truk kontainer ini kemudian meluncur bebas dengan menghantam satu buah truk dan lima unit minibus yang berada di depannya.
Seluruh kendaraan yang terlibat dalam insiden kecelakaan pun ringsek dan bertumpukan. Setelah menghantam sedikitnya tujuh unit mobil dan satu unit sepeda motor, badan kendaraan truk tronton pun melintang di tengah badan jalan raya dan menutupi arus kendaraan sehingga tak bisa dilewati oleh sepeda motor sekalipun.
Adapun kendaraan yang terlibat di peristiwa nahas ini diantaranya truk kontainer bernopol B 9943 GY, Nissan Grand Livina bernomor polisi B 1381 AAR, Innova B 150 TZY, Xenia D 1590 JO, Colt Diesel Z 9218 DA, CRV D 1590 JQ, Nissan Grand Livina D 1091 DOC, dan sepeda motor Vario Z 4701 ED. Kejadian ini mengakibatkan satu korban meninggal dunia, satu orang luka berat, 10 lainnya luka ringan.
Warga Kabupaten Purwakarta ini dirawat karena mengalami sejumlah luka dan benturan pada bagian kepala dan beberapa anggota tubuhnya.
Keberadaan Ari di RSUD dr Slamet Garut setidaknya dikawal petugas dari Polres Garut. Hingga kini Polres Garut belum menetapkan status tersangka terkait kendaraan truk yang ia kemudikan, telah menabrak sejumlah kendaraan lain di kawasan Kampung Cipeuyeum, Desa Sukamanah, Kecamatan Malangbong.
“Kasusnya masih dalam proses penyidikan. Saya belum bisa sampaikan apapun terkait status tersangka pada kasus kecelakaan ini. Pengemudinya masih dalam perawatan intensif dan kita masih berkoordinasi dengan pihak rumah sakit,” kata Kasat Lantas Polres Garut AKB Bariu Bawana, Selasa (24/9/2013).
Salah seorang petugas polisi yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan, truk yang dikemudikan Ari melaju dari arah Tasikmalaya menuju Bandung. Truk ini, kata dia, bermuatan kayu seberat enam ton.
“Dari keterangan pengemudi, ia akan membawa muatannya ini ke Jakarta,” ucapnya.
Sebelumnya, truk tronton bernopol B 9943 GY yang dikemudikan Ari mengalami rem blong saat melintasi jalan kawasan Kampung Cipeyeum. Truk kontainer ini kemudian meluncur bebas dengan menghantam satu buah truk dan lima unit minibus yang berada di depannya.
Seluruh kendaraan yang terlibat dalam insiden kecelakaan pun ringsek dan bertumpukan. Setelah menghantam sedikitnya tujuh unit mobil dan satu unit sepeda motor, badan kendaraan truk tronton pun melintang di tengah badan jalan raya dan menutupi arus kendaraan sehingga tak bisa dilewati oleh sepeda motor sekalipun.
Adapun kendaraan yang terlibat di peristiwa nahas ini diantaranya truk kontainer bernopol B 9943 GY, Nissan Grand Livina bernomor polisi B 1381 AAR, Innova B 150 TZY, Xenia D 1590 JO, Colt Diesel Z 9218 DA, CRV D 1590 JQ, Nissan Grand Livina D 1091 DOC, dan sepeda motor Vario Z 4701 ED. Kejadian ini mengakibatkan satu korban meninggal dunia, satu orang luka berat, 10 lainnya luka ringan.
(rsa)