Demi BBM bersubsidi, mobdin ganti pelat hitam

Senin, 23 September 2013 - 20:08 WIB
Demi BBM bersubsidi,...
Demi BBM bersubsidi, mobdin ganti pelat hitam
A A A
Sindonews.com - Demi mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersudsidi, banyak mobil dinas (Mobdin) di Kabupaten Muba mengganti menggunakan pelat hitam.

Padahal hal tersebut tidak sesuai dengan surat edaran Menteri ESDM No 1 Tahun 2013 tentang larangan mobil dinas menggunakan BBM bersubsidi. Misalkan saja mobdin kijang innova BG 1072 BZ ini malah mengganti pelat merah mobdin tersebut menjadi pelat hitam. Seperti saat mengisi BBM bersubsidi di SPBU Jalan Merdeka Sekayu.

Warga Sekayu, Imron mengaku mengetahui mobdin tersebut diganti pelat berwarna hitam. Hal ini agar mobdin dapat mengisi BBM bersubsidi.

“Lihat saja kelakuan pejabat. Padahal pemerintah telah melarang mobil dinas menggunakan BBM Bersubsidi,” jelasnya sambil menunjuk ke arah Innova hitam berpelat hitam milik Pemkab Muba, Senin (23/9/2013).

Seperti diketahui, berdasarkan Peraturan Menteri terdapat beberapa ketentuan kenderaan yang mendapat larangan menggunakan BBM bersubsidi. Beberapa jenis kendaraan yang dilarang menggunakan BBM bersubsidi diantaranya, mobil barang untuk pengangkutan hasil usaha, mobil barang yang dikuasai oleh perusahaan.

Dan mobil barang untuk pengangkutan hasil hutan, transportasi laut jenis angkutan kapal dan seluruh kendaraan dinas, kecuali ambulans, mobil jenazah, mobil pemadam kebakaran dan mobil pengangkut sampah.

“Kita tidak tahu mobil itu mobil dinas yang berpelat merah. Apalagi tidak ada stiker non subsidi yang dipasang di kaca mobil,” ujar salah seorang pegawai SPBU tersebut.

Kabag Humas Pemkab Muba, Dicky Meriando mengatakan, sebenarnya Pemkab sudah menganggarkan pembelian BBM non subsidi untuk mobil kepala satuan kerja (satket) maupun mobil operasional. Setelah adanya aturan jika mobil dinas harus menggunakan BBM non subsidi.

Namun hambatannya, anggaran pembelian BBM masih mengikuti harga satuan sebelum kenaikan. Padahal, harga BBM telah naik tapi anggaran belum menyesuaikan.

“Kita harapkan Bupati Muba mengeluarkan surat edaran soal larangan mobil dinas menggunakan BBM bersubsidi,” paparnya.
(rsa)
Berita Terkait
Penyesuaian Harga BBM...
Penyesuaian Harga BBM Bantu Selamatkan Ekonomi Indonesia
Harga BBM Resmi Naik,...
Harga BBM Resmi Naik, Pertalite Naik Jadi Rp10.000 per Liter
Kenaikan Harga BBM Tidak...
Kenaikan Harga BBM Tidak Bisa Dihindari, Namun Perlu Formula Tepat
Pemerintah Naikkan Harga...
Pemerintah Naikkan Harga BBM, Tokoh dan Cendikiawan Nilai Langkah Realistis
Tolak Kenaikan Harga...
Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa GNPR Mulai Berdatangan ke Patung Kuda
Penggunaan BBM Bersubsidi...
Penggunaan BBM Bersubsidi Harus Fokus ke Masyarakat Menengah ke Bawah
Berita Terkini
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
43 menit yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
7 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
7 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
7 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
7 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
7 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved