Buntut kecelakaan Dul, polisi gencar lakukan razia

Rabu, 11 September 2013 - 06:46 WIB
Buntut kecelakaan Dul,...
Buntut kecelakaan Dul, polisi gencar lakukan razia
A A A
Sindonews.com - Buntut kasus kecelakaan Abdul Qodir Jaelani atau Dul (13) tahun yang menewaskan enam orang di Tol Jagorawi, Cibubur, Jakarta Timur, rupanya berimbas hingga ke daerah salah satunya adalah Jawa Tengah.

Jajaran Satlantas Polres Kudus, Jawa Tengah, menggencarkan razia kendaraan bermotor yang melintas di jalan-jalan yang ada di Kota Kretek, dengan target pelajar.

Razia Selasa (10/9) digelar di Jalan Lingkar Tenggara Kudus, berdekatan dengan lokasi pabrik rokok Jambu Bol. Puluhan personel Satlantas Polres Kudus menghentikan kendaraan dari arah timur (Pati) yang hendak menuju arah barat (Kudus–Demak).

Satu persatu pengendara, terlebih yang mengendarai sepeda motor roda dua mau tak mau harus menghentikan laju kendaraannya. Surat-surat maupun kelengkapan kendaraan mulai dari spion hingga lampu diperiksa polisi.

Setelah beberapa jam razia, ternyata ada 88 pengendara yang diketahui melanggar aturan. Lima diantara pengendara tersebut merupakan pelajar sekolah menengah yang ada di Kudus.

"Sudah lama kita tidak menggelar razia. Dan ternyata banyak pengendara yang tidak taat aturan," kata Kasatlantas Polres Kudus AKP Cahyo Widiatmoko, Selasa (10/9/2013).

Saat razia, jajaran Satlantas Polres Kudus melibatkan aparat kejaksaan dan pengadilan negeri setempat. Berbagai pelanggaran yang ada pun langsung diproses. Para pelanggar juga langsung menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) di tempat. Pelanggaran yang dibuat para pengendara tersebut beragam, mulai dari tidak membawa SIM atau STNK hingga tidak lengkapnya "atribut" kendaraannya.

Menurut Cahyo, razia ini sengaja digelar selain untuk mempersempit tindak pidana pencurian kendaraan bermotor, juga sekaligus guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kudus.

Dari fakta itu, juga diketahui jika pengendara yang terlibat dalam laka lantas tersebut mayoritas adalah remaja dan anak-anak muda yang berusia belasan tahun. Dan angka tersebut didominasi oleh para pelajar baik yang masih bersekolah di SMP atau SMA/Sederajat.

"Makanya para pelajar memang menjadi salah satu prioritas yang kita razia. Kalau dirata-rata tiap hari ada sekitar 5 – 15 pelajar yang ditilang karena melanggara aturan," jelasnya.

Terkait banyaknya pelajar yang melanggar aturan lalu lintas, kata Cahyo pihaknya sebenarnya sudah kerap mengirim surat kepada pihak sekolah yang ada di Kudus.

Surat tersebut berisi imbauan agar pihak sekolah melarang siswanya membawa kendaraan ke sekolah. Hanya sayangnya, ternyata para pelajar tersebut tetap nekat membawa kendaraan. Meski kendaraan tersebut tidak diparkir di area sekolah, namun di lokasi parkir yang tidak jauh dari sekolahnya.

"Jadi mereka seakan-akan malah kucing-kucingan dengan pihak sekolah maupun aparat kepolisian. Terkait persoalan ini berbagai pihak memang harus turun tangan. Misalnya soal bagaimana memunculkan angkutan umum yang nyaman dan mampu menjangkau sekolah. Sebab kalau langkah itu tidak dilakukan, para pelajar itu tetap akan membawa kendaraan ke sekolahnya," ucapnya.
(mhd)
Berita Terkait
Banyak Korban Jiwa,...
Banyak Korban Jiwa, Kasus Kecelakaan di Jalan Tol Masih Tinggi
Hati-hati! Ini 4 Faktor...
Hati-hati! Ini 4 Faktor Utama Penyebab Kecelakaan di Jalan Tol
Kecelakaan Maut di Jalan...
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Bogor, Seorang Perempuan Tewas
Prancis Ganti Nama Kecelakaan...
Prancis Ganti Nama Kecelakaan Lalu Lintas Fatal Jadi Pembunuhan Lalu Lintas
Risiko Kecelakaan Lalu...
Risiko Kecelakaan Lalu Lintas Tinggi, JRP Lakukan Ini
Polisi Ini Rela Menambal...
Polisi Ini Rela Menambal Jalan Berlubang Demi Mencegah Lakalantas
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
1 jam yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
2 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
2 jam yang lalu
Infografis
Saat Kecelakaan Maut...
Saat Kecelakaan Maut di Paris, Putri Diana Hamil 10 Minggu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved