Ombudsman serahkan hasil investigasi PPDB ke Disdik

Rabu, 28 Agustus 2013 - 00:02 WIB
Ombudsman serahkan hasil...
Ombudsman serahkan hasil investigasi PPDB ke Disdik
A A A
Sindonews.com - Ombudsman Perwakilan Jawa Barat akhirnya menyerahkan hasil investigasi dugaan pelanggaran dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, tadi pagi. Kini hasil investigasi itu tinggal menunggu tindakan tegas Disdik.

"Hasil investigasi sudah kita berikan ke Disdik. Kita tinggal menunggu tindakan Disdik menyikapi hasil investigasi yang kita berikan," kata Kepala Perwakilan Ombudsman Jawa Barat, Haneda Sri Lastoto, di Kantor Ombudsman Perwakilan Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (27/8/2013).

Dalam laporannya, Ombudsman menyampaikan ada 47 pelanggaran yang terjadi dalam PPDB di semua tingkatan. Pihak Disdik menurutnya akan melakukan konfirmasi pada pihak terkait atas temuan pelanggaran itu.

"Setelah memberikan hasil investigasi, kami belum berhenti. Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini. Dan kalau diperlukan, kita siap membantu Disdik," jelasnya.

Jika ternyata Disdik tidak memberikan sanksi pada pihak yang melakukan pelanggaran, Ombudsman akan meminta penjelasan. Karena jika pihak yang bersalah tidak disanksi, hal itu khawatir akan jadi preseden buruk bagi dunia pendidikan, khususnya di Kota Bandung.

Soal hasil investigasi, Haneda mengakui jika itu sudah selesai beberapa pekan lalu. Tapi Disdik kurang responsif. Selain itu, beberapa waktu lalu terpotong libur Ramadan dan Lebaran.

"Dan dalam hal ini, kami mendorong Disdik untuk mengambil tindakan atas berbagai temuan itu," tegasnya.

Sementara dalam waktu dekat, Ombudsman akan beraudiensi dengan Komisi D DPRD Jawa Barat untuk membahas berbagai pelanggaran itu. Pihak-pihak terkait diharapkan hadir dalam audiensi nanti agar masalah segera bisa dituntaskan.

Banyaknya dugaan pelanggaran dalam PPDB di semua tingkatan itu diperoleh berdasarkan laporan dari masyarakat dan hasil investigasi. Untuk pengaduan pelanggaran PPDB, Ombudsman bekerjasama dengan Koalisi Pendidikan Jawa Barat.

Beberapa pelaggaran itu di antaranya komersialisasi di lingkungan sekolah, adanya pungutan liar, hingga ada siswa titipan pejabat.
(kri)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
ACC Wujudkan Harapan...
ACC Wujudkan Harapan Baru untuk Pendidikan di Pelosok Negeri
Berita Terkini
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
10 menit yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
1 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
3 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
3 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
3 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
5 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Piala...
Hasil Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Bentrok dengan Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved