Belajar bahasa Arab, Wardah & Hamzah belajar ke Mesir

Jum'at, 23 Agustus 2013 - 15:13 WIB
Belajar bahasa Arab,...
Belajar bahasa Arab, Wardah & Hamzah belajar ke Mesir
A A A
Sindonews.com - Lantaran ingin mempelajari bahasa Arab, dua pelajar tingkat SMA, di Kabupaten Garut, nekat pindah sekolah ke Mesir. Dua siswa yang masih kakak beradik itu, tidak terpengaruh dengan kondisi Mesir yang tengah dirundung konflik politik.

Kedua pelajar ini adalah Wardah Aroyan (17), siswi kelas 3 SMAN 1 Garut, dan Hamzah Syahid Syuhada (16), siswa kelas 2 SMAN 6 Garut. Anak ketiga dan keempat pasangan Ahab Sihabbudin (46) dan Sutini (47) ini, juga bercita-cita melanjutkan sekolah ke universitas ternama, di Mesir.

“Ada beberapa tujuan universitas yang bagus untuk anak-anak kami melanjutkan pendidikan tingginya. Misalnya Universitas Alexandria, Universitas Kairo, dan lainnya,” kata Sutini, di rumahnya, Jalan Gordah, Kelurahan Jayawaras, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jumat (23/8/2013).

Menurut Sutini, kedua anaknya tersebut telah berangkat dan tiba di Mesir, sekitar 10 hari yang lalu. Sutini yakin, gejolak yang terjadi di Mesir, tidak akan mengganggu dua anaknya dalam menuntut ilmu.

“Rasa khawatir pasti ada. Tapi kami percayakan semuanya kepada takdir dari Allah SWT. Mudah-mudahan anak kami ini akan mendapatkan ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan mereka kelak. Kami akan selalu mendoakan mereka, baik kesehatan dan keselamatannya,” terangnya.

Sutini mengaku sedikit tenang, sebab dua anaknya ini berangkat ke Mesir bersama temannya dari Bandung. Anak-anaknya ini, kata Sutini, sudah mengontrak sebuah rumah di Nasr City, Kairo, Mesir.

Konflik di Mesir sendiri, setidaknya semakin memanas sejak Presiden Muhammad Mursi digulingkan, pada 3 Juni 2013 oleh militer. Bentrok berdarah antara massa pendukung Mursi dan militer di negeri itu, selama beberapa hari terakhir telah banyak menelan korban jiwa.

Seperti dikatakan situs resmi Partai Demokrat, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah berkomunikasi dengan Duta Besar Indonesia untuk Mesir agar menjaga warga Indonesia dari konflik dan kekerasan yang berlangsung di negeri itu.

Presiden, tulis situs tersebut, akan terus mengikuti perkembangan terbaru yang terjadi melalui laporan Mentri Luar Neger (Menlu) dan Dubes Indonesia untuk Mesir.

“Perkembangan yang terjadi di Mesir dalam 24 jam terakhir ini telah memburuk. Berakibat pada jatuhnya korban meninggal dan luka-luka,” terang Presiden.
(san)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Gubernur Riau Nonaktif...
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan PUPR
25 menit yang lalu
SMP IL Kapten Fatubaa...
SMP IL Kapten Fatubaa NTT Raih Juara Utama di Kompetisi AIA Healthiest Schools 2026
50 menit yang lalu
Mobil Maung Tabrak Rambu...
Mobil Maung Tabrak Rambu di Tol Dalam Kota, Begini Kronologinya
51 menit yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong Jaktim, Diduga Kehabisan Napas
1 jam yang lalu
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
2 jam yang lalu
Rantis Brimob Siaga...
Rantis Brimob Siaga di Mabes Polri di Tengah Pengusutan Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved