Jalan tempat Sisca Yofie terseret rusak parah

Minggu, 18 Agustus 2013 - 15:07 WIB
Jalan tempat Sisca Yofie...
Jalan tempat Sisca Yofie terseret rusak parah
A A A
Sindonews.com - Kematian Sisca Yofie yang dianggap tidak wajar masih menjadi teka-teki tersendiri. Mulai dari penyebab, motif, hingga dugaan keterlibatan aktor intelektual di balik kematian tersebut.

Melihat jalan sepanjang kurang lebih satu kilometer tempat awal Sisca terseret dari depan kos Jalan Setra Indah Utara (TKP 1) hingga di Jalan Cipedes Tengah dekat Lapangan Abra (TKP 2) memang jalannya tidak rata.

Sedikitnya ada empat belokan yang dilalui oleh pelaku. Beberapa diantaranya adalah belokan jalan buntu dan belokan persimpangan jalan.

Tidak hanya itu, sebelum mencapai TKP 2 pelaku melewati tanjakan dan turunan meski tidak tajam namun perlu kehati-hatian untuk melewatinya.

Namun, yang menjadi perhatian adalah 2/3 jalan yang dilewati pelaku adalah jalanan yang rusak dengan kondisi beberapa di antaranya dalam kondisi rusak parah bahkan hingga menyebabkan kubangan yang berisi batu-batu menonjol.

Selain itu, terdapat beberapa polisi tidur disepanjang jalan mengingat banyaknya warga dan perumahan padat penduduk yang dilalui pelaku.
Dengan medan jalan yang cukup berat, bukan tidak mungkin wajah dan tubuh korban akan rusak saat ditemukan.

Atas dasar itulah beberapa warga meragukan pernyataan polisi dan pelaku yang menyebut jika korban tidak sengaja terseret.

"Saya liat jelas kalau itu diseret pake tangan pelaku yang dibelakang. Pas saya bantu korban di bawah (TKP 2) wajahnya juga bersih hanya ada luka bekas bacokan aja. Kalau terseret mungkin itu wajahnya pasti ada luka kena jalan," kata Reza saksi yang melihat korban saat kejadian.

Tak hanya Reza, beberapa saksi lain yang pernah diwawancarai juga mengungkapkan jika korban bukan terseret melainkan diseret oleh pelaku.
(lns)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
3 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
4 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
5 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
6 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
7 jam yang lalu
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
7 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved