Buang sampah di kali akan ditangkap TNI
Rabu, 14 Agustus 2013 - 10:17 WIB
Buang sampah di kali akan ditangkap TNI
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menindak tegas kepada masyarakat yang membuang sampah ke Kali Ciliwung. Pasalnya, mulai saat ini TNI AD bakal ditugaskan berpatroli memantau kebersihan kali dan mengawasi perilaku buang sampah masyarakat.
"Kami akan meminta aparat TNI berpatoli memantau keberishan Kali Ciliwung setiap hari dengan menggunakan perahu karet," kata Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo saat menghadiri kegiatan Karya Bakti TNI AD di Kali Ciliwung Jembatan Lama, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2013).
Kata dia, satuan TNI termasuk elemen vital masyarakat dalam menjaga kebersihan kali di Jakarta, khususnya di Kali Ciliwung.
Terlebih, sampah yang dibuang masyarakat di aliran kali ini terbilang yang paling parah jika dibandikan kali lainnya. "Pembersihan dimulai dari Kali Ciliwung, yang paling parah," tuturnya.
Kegiatan patroli anggota TNI, kata Jokowi bertujuan memberi efek jera terhadap perilaku masyarakat yang masih membuang sampah di aliran kali.
"Pertama, yang membuang sampah akan diawasi dan diberitahu. Yang kedua baru langsung ditangkap," tegasnya.
Sebelumnya, ribuan personel TNI Angkatan Darat (AD) menggelar aksi bersih-bersih Kali Ciliwung di Jembatan Lama Rawajati, Kalibata Jakarta Selatan. Hadir dalam acara tersebut Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo bersama Kepala Staff Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Moeldoko.
"Kegiatan bersih-bersih Kali Ciliwung ini merupakan rangkaian program Karya Bakti TNI AD. Sebelumnya kita gelar kegiatan serupa di Pontianak dan Surabaya," kata Moeldoko.
"Kami akan meminta aparat TNI berpatoli memantau keberishan Kali Ciliwung setiap hari dengan menggunakan perahu karet," kata Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo saat menghadiri kegiatan Karya Bakti TNI AD di Kali Ciliwung Jembatan Lama, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2013).
Kata dia, satuan TNI termasuk elemen vital masyarakat dalam menjaga kebersihan kali di Jakarta, khususnya di Kali Ciliwung.
Terlebih, sampah yang dibuang masyarakat di aliran kali ini terbilang yang paling parah jika dibandikan kali lainnya. "Pembersihan dimulai dari Kali Ciliwung, yang paling parah," tuturnya.
Kegiatan patroli anggota TNI, kata Jokowi bertujuan memberi efek jera terhadap perilaku masyarakat yang masih membuang sampah di aliran kali.
"Pertama, yang membuang sampah akan diawasi dan diberitahu. Yang kedua baru langsung ditangkap," tegasnya.
Sebelumnya, ribuan personel TNI Angkatan Darat (AD) menggelar aksi bersih-bersih Kali Ciliwung di Jembatan Lama Rawajati, Kalibata Jakarta Selatan. Hadir dalam acara tersebut Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo bersama Kepala Staff Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Moeldoko.
"Kegiatan bersih-bersih Kali Ciliwung ini merupakan rangkaian program Karya Bakti TNI AD. Sebelumnya kita gelar kegiatan serupa di Pontianak dan Surabaya," kata Moeldoko.
(mhd)