Ahok mulai ragukan kinerja Dishub DKI
Selasa, 30 Juli 2013 - 15:32 WIB
Ahok mulai ragukan kinerja Dishub DKI
A
A
A
Sindonews.com - Setelah disambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi di Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja, mulai meraguan kinerja Dishub DKI.
Basuki heran dan mempertanyakan kenapa unit kendaraan seperti Metro Mini yang beroperasi saat ini, bisa lolos dalam uji kelayakan operasi. Padahal Metro Mini sudah tidak memiliki izin beroperasi. Ditambah lagi, armada Metro Mini yang sudah tidak layak beroperasi dibiarkan mengangkut penumpang dan memiliki KIR.
"Temuannya macam-macam lah soal KIR, harusnya namanya Metro Mini yang butut-buntut itu kan tidak lolos KIR, kenapa bisa lolos. Buku KIR-nya itu pernah tidak punya catatan," kata Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jakarta, selasa 30/7/2013.
Untuk itu mantan Wali Kota belitung Timur ini, akan meminta Polda Metro Jaya untuk memberikan data KIR dari Dinas Perhubungan untuk di cek kebenarannya.
"Makanya kami minta Dirlantasnya Polda Metro mengambil data kami, jadi buku KIR yang di lapangan itu sekian banyak itu apa betul ditandatangi pejabat berwenang. Atau memang asli ada oknum yang keluarkan buku KIR itu soalnya tidak ada link. Nah ini yang mau kita selidiki," pungkasnya
Basuki heran dan mempertanyakan kenapa unit kendaraan seperti Metro Mini yang beroperasi saat ini, bisa lolos dalam uji kelayakan operasi. Padahal Metro Mini sudah tidak memiliki izin beroperasi. Ditambah lagi, armada Metro Mini yang sudah tidak layak beroperasi dibiarkan mengangkut penumpang dan memiliki KIR.
"Temuannya macam-macam lah soal KIR, harusnya namanya Metro Mini yang butut-buntut itu kan tidak lolos KIR, kenapa bisa lolos. Buku KIR-nya itu pernah tidak punya catatan," kata Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jakarta, selasa 30/7/2013.
Untuk itu mantan Wali Kota belitung Timur ini, akan meminta Polda Metro Jaya untuk memberikan data KIR dari Dinas Perhubungan untuk di cek kebenarannya.
"Makanya kami minta Dirlantasnya Polda Metro mengambil data kami, jadi buku KIR yang di lapangan itu sekian banyak itu apa betul ditandatangi pejabat berwenang. Atau memang asli ada oknum yang keluarkan buku KIR itu soalnya tidak ada link. Nah ini yang mau kita selidiki," pungkasnya
(ysw)