Ini alasan sopir Metro Mini kerap ugal-ugalan
Kamis, 25 Juli 2013 - 15:44 WIB
Ini alasan sopir Metro Mini kerap ugal-ugalan
A
A
A
Sindonews.com - Sistem setoran yang masih berlaku pada awak Metro Mini diakui sopir membuat mereka mengemudi lebih cekatan. Karena jika mereka tertib mengikuti jalan, tidak akan bisa menutupi setoran yang mencapai ratusan ribu rupiah.
Kasus meninggalnya seorang siswi SMP karena tertabrak Metro Mini T 47 jurusan Senen-Pondok Kopi menjadi potret bagaimana sopir angkutan umum itu sudah terbiasa 'menguasai' jalan Jakarta.
“Dibilang ugal-ugalan, kami jelas tidak terima," ujar Ringgostar, sopir Metro Mini 76 jurusan Kampung Rambutan-Blok M saat ditemui Sindonews di Terminal Kampung Rambutan, Kamis (25/7/2013).
Ia menuturkan, jika para sopir Metro Mini harus mengikuti kemacetan yang ada di Jakarta, butuh berapa lama untuk sampai ke Terminal Blok M.
"Enggak ketutup setorannya, emang kita enggak bisa nyalip apa,” katanya.
Mengenai rencana digantinya armada Metro Mini dengan bus besar, dengan tegas Ringgo menolaknya. Bahkan, para sopir Metro Mini akan berjuang dengan keras agar rencana tersebut dibatalkan.
“Kalau diganti bus atau Busway, kita akan berontak ke Dishub, lebih baik kita mati daripada harus diganti bus,” tegasnya.
Kasus meninggalnya seorang siswi SMP karena tertabrak Metro Mini T 47 jurusan Senen-Pondok Kopi menjadi potret bagaimana sopir angkutan umum itu sudah terbiasa 'menguasai' jalan Jakarta.
“Dibilang ugal-ugalan, kami jelas tidak terima," ujar Ringgostar, sopir Metro Mini 76 jurusan Kampung Rambutan-Blok M saat ditemui Sindonews di Terminal Kampung Rambutan, Kamis (25/7/2013).
Ia menuturkan, jika para sopir Metro Mini harus mengikuti kemacetan yang ada di Jakarta, butuh berapa lama untuk sampai ke Terminal Blok M.
"Enggak ketutup setorannya, emang kita enggak bisa nyalip apa,” katanya.
Mengenai rencana digantinya armada Metro Mini dengan bus besar, dengan tegas Ringgo menolaknya. Bahkan, para sopir Metro Mini akan berjuang dengan keras agar rencana tersebut dibatalkan.
“Kalau diganti bus atau Busway, kita akan berontak ke Dishub, lebih baik kita mati daripada harus diganti bus,” tegasnya.
(ysw)