Angkutan tak layak pakai, KIR harus diperketat
Kamis, 25 Juli 2013 - 15:21 WIB
Angkutan tak layak pakai, KIR harus diperketat
A
A
A
Sindonews.com - Maraknya angkutan umum yang tidak layak pakai di Jakarta. Maka itu, pengujian kendaraan bermotor atau KIR harus dilakukan secara rutin guna mengantisipasi angkutan tak layak pakai berkeliaran di Jakarta.
"KIR harus diperketat. Jangan ada oknum main di KIR. Semua angkutan kalau dia seperti itu masuk ke jalan. Berarti ada petugas KIR yang tidak beres. Kalau KIR enggak becus, dikandangain semua," tegas Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota Jakarta, Kamis (25/7/2013).
Mantan Wali Kota Belitung Timur ini menambahkan, pengadaan bus akan dilakukan melalui e-katalog. Namun untuk bus berbahan bakar gas, kata dia, masih bermasalah karena perusahaan masih memperhitungkannya.
"Yang berbahan gas masalah. Perusahan bus enggak mau sedia. Saya baru ngundang koreseri bicara tadi. Biar stok dan indeend di LKPP biar kalau mau beli bus, tinggal beli. Kita enggak pernah takut," tukasnya
Saat ini, kata mantan anggota DPR RI ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) membuka peluang agar Metromini atau angkutan umum lainnya dapat melakukan revitaslisasi agar memperbaiki armada angkutannya.
"Kita sudah buka, anda mau revitalisasi bus, silakan. Bahkan saya naikkan harga anda 6.000 sekarang. Asal design busnya untuk busway. Metromini sudah ketemu saya dua grup. Janji mau invest, sudah saya kenalkan pada BRI, tidak bisa juga. Artinya ada masalah," kata Ahok.
"KIR harus diperketat. Jangan ada oknum main di KIR. Semua angkutan kalau dia seperti itu masuk ke jalan. Berarti ada petugas KIR yang tidak beres. Kalau KIR enggak becus, dikandangain semua," tegas Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota Jakarta, Kamis (25/7/2013).
Mantan Wali Kota Belitung Timur ini menambahkan, pengadaan bus akan dilakukan melalui e-katalog. Namun untuk bus berbahan bakar gas, kata dia, masih bermasalah karena perusahaan masih memperhitungkannya.
"Yang berbahan gas masalah. Perusahan bus enggak mau sedia. Saya baru ngundang koreseri bicara tadi. Biar stok dan indeend di LKPP biar kalau mau beli bus, tinggal beli. Kita enggak pernah takut," tukasnya
Saat ini, kata mantan anggota DPR RI ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) membuka peluang agar Metromini atau angkutan umum lainnya dapat melakukan revitaslisasi agar memperbaiki armada angkutannya.
"Kita sudah buka, anda mau revitalisasi bus, silakan. Bahkan saya naikkan harga anda 6.000 sekarang. Asal design busnya untuk busway. Metromini sudah ketemu saya dua grup. Janji mau invest, sudah saya kenalkan pada BRI, tidak bisa juga. Artinya ada masalah," kata Ahok.
(mhd)