Ahok akan buang bus tidak jelas
Kamis, 25 Juli 2013 - 10:44 WIB
Ahok akan buang bus tidak jelas
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membuang semua bus yang tidak layak untuk beroperasi di Jakarta, termasuk Metromini. Hal tersebut akan direalisasikan jika armada bus sudah mencukupi bagi warga Jakarta.
"Kalau bus sudah cukup, kita mau buang saja itu semua yang enggak jelas gitu. Kalau masih mau hidup ya silakan bergabung di PPD, kita bantu manajemen," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (25/7/2013).
Untuk itu, pria yang akrab disapa Ahok ini rencananya akan mendatangkan bus PPD dalam jumlah besar agar dapat memenuhi kebutuhan penumpang di DKI Jakarta.
"Enggak jangka panjang juga. PPD tahun ini masuk seribu, sudah punya, kita langsung integrasikan ke busway nanti," tuturnya.
Menanggapi pernyataan DPRD yang menuntut pembenahan angkutan umum yang beroperasi di Jakarta termasuk Metromini dan angkutan lainnya saat gonjang-ganjing kenaikan tarif. Ahok mengatakan, pengadaan bus melalui e-katalog menjadi solusi untuk ini.
"Betul. Kan mau beli bus. Bisa enggak siapin saya bus satu malam, lampu aladin? enggak bisa kan? Makanya yang bisa cepet itu e-katalog," pungkasnya.
"Kalau bus sudah cukup, kita mau buang saja itu semua yang enggak jelas gitu. Kalau masih mau hidup ya silakan bergabung di PPD, kita bantu manajemen," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (25/7/2013).
Untuk itu, pria yang akrab disapa Ahok ini rencananya akan mendatangkan bus PPD dalam jumlah besar agar dapat memenuhi kebutuhan penumpang di DKI Jakarta.
"Enggak jangka panjang juga. PPD tahun ini masuk seribu, sudah punya, kita langsung integrasikan ke busway nanti," tuturnya.
Menanggapi pernyataan DPRD yang menuntut pembenahan angkutan umum yang beroperasi di Jakarta termasuk Metromini dan angkutan lainnya saat gonjang-ganjing kenaikan tarif. Ahok mengatakan, pengadaan bus melalui e-katalog menjadi solusi untuk ini.
"Betul. Kan mau beli bus. Bisa enggak siapin saya bus satu malam, lampu aladin? enggak bisa kan? Makanya yang bisa cepet itu e-katalog," pungkasnya.
(mhd)