Temui Jokowi, Walkot Bekasi ajak kerja sama
Rabu, 17 Juli 2013 - 16:00 WIB
Temui Jokowi, Walkot Bekasi ajak kerja sama
A
A
A
Sindonews.com - Wali Kota (Walkot) Bekasi Rahmat Effendi menyambangi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Kedatangannya itu untuk bekerja sama terkait dengan kedua kota yang bertetanggaan ini.
"Pertemuan ini terkait koordinasi yang sinergi. Sinergi itu baik bagi kepentingan Kota Bekasi maupun DKI. Karena dua daerah ini punya karakteristik khusus," kata Rahmat usai menemui Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di ruangannya, Jakarta Pusat, Rabu (17/7/2013).
Rahmat membeberkan, dalam pertemuannya dengan pria yang biasa disapa Jokowi itu, ada tujuh poin yang dapat dijajaki dengan Pemprov DKI. Ketujuh poin itu terdiri dari tata ruang, kebersihan, kebinamargaan, kependudukan, lingkungan hidup dan pendapatan.
"Ada tujuh poin yang bisa dikerjasamakan antara DKI dan kota bekasi," tuturnya, Rabu (17/07).
Rahmat berharap, dari pertemuan ini ada nota kesepahaman antar kedua belah pihak, sehingga sinergitas Pemprov DKI dan Kota Bekasi bisa terlaksana. Selama ini Pemprov DKI dan Bekasi baru bekerja sama perihal kebersihan dan transportasi.
"Kalau sampahkan sudah berjalan dari tahun 2002. Ya kalau ada kekurangan nanti akan dievaluasi," terangnya.
Ia menyampaikan, sinergi antara Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI ini diharapkan bisa segera direalisasikan. Terlebih, Gubernur DKI dan Sekretaris Daerag (Sekda) dinilai sangat antusias dengan kerja sama ini.
"Realisasinya secepatnya kita harapkan, tadi pak Sekda, dan pak Gubernur sudah sangat apriciate untuk segera direalisasikan," pugnkasnya.
"Pertemuan ini terkait koordinasi yang sinergi. Sinergi itu baik bagi kepentingan Kota Bekasi maupun DKI. Karena dua daerah ini punya karakteristik khusus," kata Rahmat usai menemui Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di ruangannya, Jakarta Pusat, Rabu (17/7/2013).
Rahmat membeberkan, dalam pertemuannya dengan pria yang biasa disapa Jokowi itu, ada tujuh poin yang dapat dijajaki dengan Pemprov DKI. Ketujuh poin itu terdiri dari tata ruang, kebersihan, kebinamargaan, kependudukan, lingkungan hidup dan pendapatan.
"Ada tujuh poin yang bisa dikerjasamakan antara DKI dan kota bekasi," tuturnya, Rabu (17/07).
Rahmat berharap, dari pertemuan ini ada nota kesepahaman antar kedua belah pihak, sehingga sinergitas Pemprov DKI dan Kota Bekasi bisa terlaksana. Selama ini Pemprov DKI dan Bekasi baru bekerja sama perihal kebersihan dan transportasi.
"Kalau sampahkan sudah berjalan dari tahun 2002. Ya kalau ada kekurangan nanti akan dievaluasi," terangnya.
Ia menyampaikan, sinergi antara Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI ini diharapkan bisa segera direalisasikan. Terlebih, Gubernur DKI dan Sekretaris Daerag (Sekda) dinilai sangat antusias dengan kerja sama ini.
"Realisasinya secepatnya kita harapkan, tadi pak Sekda, dan pak Gubernur sudah sangat apriciate untuk segera direalisasikan," pugnkasnya.
(mhd)