Atasi sampah, Ahok ingin tambah insenerator
Rabu, 26 Juni 2013 - 13:19 WIB
Atasi sampah, Ahok ingin tambah insenerator
A
A
A
Sindonews.com - Untuk mengatasi masalah sampah di Jakarta yang menumpuk, pemerintah provinsi DKI Jakarta berencana menambah alat insenerator (pembakaran).
Maklmum saja, sampah Jakarta mencapai 8.000 ton sehari, sedangkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang hanya mampu mengelola 6.500 ton.
"Jadi kita perlu insenerator, jadi sampah itu harus dibakar, enggak bisa lagi ditanam atau dikubur," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Rabu (26/6/2013).
Untuk itu, kata dia, Pemprov akan mendorong investasi dari perusahaan pengelolaan sampah agar kapasitas pembakarannya bisa mencapai 1.000 ton perhari.
"Nah, kita mendorong PT pembangunan Jaya untuk invest. Investasinya pengen alat buat bakar sampah. Kapasitasnya minimal 1.000 ton per hari. Kalo ada enam investor kan lumayan bisa 6.000 ton sampah dibakar per hari," tuturnya.
Maklmum saja, sampah Jakarta mencapai 8.000 ton sehari, sedangkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang hanya mampu mengelola 6.500 ton.
"Jadi kita perlu insenerator, jadi sampah itu harus dibakar, enggak bisa lagi ditanam atau dikubur," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Rabu (26/6/2013).
Untuk itu, kata dia, Pemprov akan mendorong investasi dari perusahaan pengelolaan sampah agar kapasitas pembakarannya bisa mencapai 1.000 ton perhari.
"Nah, kita mendorong PT pembangunan Jaya untuk invest. Investasinya pengen alat buat bakar sampah. Kapasitasnya minimal 1.000 ton per hari. Kalo ada enam investor kan lumayan bisa 6.000 ton sampah dibakar per hari," tuturnya.
(ysw)