Sopir Angkot Depok tuntut kenaikan tarif 60 persen

Selasa, 18 Juni 2013 - 19:44 WIB
Sopir Angkot Depok tuntut...
Sopir Angkot Depok tuntut kenaikan tarif 60 persen
A A A
Sindonews.com – Kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak, rupanya berimbas terhadap kenaikan harga. Tidak terkecuali ongkos angkuta kota (Angkot).

Rencananya, Organisasi Angkutan Darat (Organda) Depok, akan meminta pemerintah untuk menaikkan tarif angkot sebesar 60 persen. Dari harga Rp2,500 menjadi Rp3,500 untuk bus sedang. Sedangkan untuk angkot kecil, dari Rp3,500 menjadi Rp5,000.

Pengajuan tarif baru itu juga dilatarbelakangi oleh naiknya setoran dari para pemilik angkot. Salah satu sopir angkot 112 Jurusan Pasar Minggu-Kampung Rambutan, Erwin S (36) mengakui, usulan kenaikan tarif itu sudah diajukan oleh 201 sopir ke Organdan dan Dishub.

Pengajuan usulan itu, sudah dilakukan pada Jumat (14/6/2013) kemarin, setelah isu kenaikan BBM mulai bermunculan di media massa.

“Sudah diusulkan jauh-jauh hari, karena naiknya bensin dapat memberatkan kami dalam mencari setoran. Masa pemerintah saja yang bisa menaikan BBM kami sopir tidak bisa menaikan tarif,” ungkapnya, saat ditemui di Terminal Depok, Selasa (18/6/2013).

Menurut Erwin, usulan kenaikan sebesar 60 persen itu sudah sesuai dengan naiknya harga bensin sebesar Rp6,500 dari harga Rp4,500. Mengingat, ada beberapa faktor yang harus diperhitungkan para sopir dan pemilik angkot.

Yakni, imbas naiknya harga onderdil atau suku cadang kendaraan di bengkel mobil. Dan juga, biaya operasional para sopir saat dilapangan dalam membayar retrebusi.

“Spare Partikut naik juga, makanya ini yang menambah kekhawatiran kami sekarang ini. Saya rasa semua sopir angkot kecil pasti setuju, denga tarif baru yang diajukan. Semua sopir angkot tujuan Depok sangat berharap dapat segera disetujui dan berjalan,” katanya.

Sedangkan, sopir bus Miniarta Jurusan Pasar Minggu-Depok, Jawar Malik (40) mengaku mendukung rencana kenaikan tarif sebesar 60 persen tersebut.

“Masa kami yang harus merugi dan menderita. Berapa sih pendapatan sopir angkot bila dibandingkan pekerja perkantoran. Memang ini sudah jadi budaya setiap BBM naik, tarif angkot juga naik,” katanya.
(stb)
Berita Terkait
Kuota Jebol, Menteri...
Kuota Jebol, Menteri ESDM Ungkap Skenario Kenaikan Harga BBM Subsidi
Penyesuaian Harga BBM...
Penyesuaian Harga BBM Bantu Selamatkan Ekonomi Indonesia
Harga BBM Resmi Naik,...
Harga BBM Resmi Naik, Pertalite Naik Jadi Rp10.000 per Liter
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Tolak Kenaikan Harga BBM
Penggunaan BBM Bersubsidi...
Penggunaan BBM Bersubsidi Harus Fokus ke Masyarakat Menengah ke Bawah
Indonesia Termasuk Kelompok...
Indonesia Termasuk Kelompok Negara dengan Harga BBM Murah
Berita Terkini
Perkuat Ketahanan Bencana,...
Perkuat Ketahanan Bencana, Pertagas OEJA Gelar Kencana Si Udin di Gresik
2 jam yang lalu
Kemenkes Gelar Investigasi...
Kemenkes Gelar Investigasi Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
3 jam yang lalu
Polisi Dalami Motif...
Polisi Dalami Motif Dokter Muda Loncat dari Lantai 18 Apartemen Kalibata
3 jam yang lalu
Polisi Pastikan Aktivitas...
Polisi Pastikan Aktivitas Masyarakat Normal Buntut Bentrok di Menteng: TNI-Polri Tetap Siaga
5 jam yang lalu
Polisi Tetapkan 7 Tersangka...
Polisi Tetapkan 7 Tersangka Bentrokan Berdarah di Jalan Tambak Menteng
6 jam yang lalu
Puslabfor Polri Datangi...
Puslabfor Polri Datangi Klinik Mordent, Olah TKP Lanjutan Kematian Sutrimo
6 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap 14 Negara...
Daftar Lengkap 14 Negara yang Diancam Tarif Baru Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved