Jokowi minta proyek MRT dikerjakan Oktober mendatang
Rabu, 12 Juni 2013 - 13:05 WIB
Jokowi minta proyek MRT dikerjakan Oktober mendatang
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) meminta kontraktor Mass Rapid Transit (MRT) untuk mulai melakukan pembangunan fisik MRT, dan tidak berlama-lama setelah penandatanganan mega proyek tersebut, pada Selasa 11 Juni 2013.
Menurutnya, paling tidak Oktober mendatang sudah dimulai pengerjaannya. Karena, sebelumnya mobilisasi alat-alat berat untuk proyek ini, sudah mulai dilakukan pihak MRT.
"Terserah kontraktor mau kapan, tapi kontraktor itu saya dorong agar sebelum Oktober sudah dimulai. Karena ini mobilisasi alat-besar, seperti tunnel boring. Itu dibawa dari Jerman, dari Jepang. Itu gede sekali, saya sudah liat sendiri," ujar Jokowi, di Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (12/6/2013).
Dia menegaskan, meski keputusan untuk kapan memulai proyek tersebut menjadi urusan MRT, tapi dia terus mendesak agar proyek itu dikebut supaya segera ada realisasi secara fisik. "Itu urusan MRT, saya hanya mendorong supaya dipercepat," ulangnya.
Sebelumnya, penandatanganan kontrak kerja sama pembangunan MRT sudah dilakukan di Wisma Nusantara, Jakarta, dilakukan oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami, dan perwakilan dari Shimizu-Obayashi-Wijaya Karya-Jaya Konstruksi Joint Venture Tetsuo Oishi.
Penandatangan kontrak juga dihadiri oleh perwakilan dari Sumitomo Mitsui Construction Company (SMCC)-Hutama Karya Joint Operation Tsuyoshi Kan.
Menurutnya, paling tidak Oktober mendatang sudah dimulai pengerjaannya. Karena, sebelumnya mobilisasi alat-alat berat untuk proyek ini, sudah mulai dilakukan pihak MRT.
"Terserah kontraktor mau kapan, tapi kontraktor itu saya dorong agar sebelum Oktober sudah dimulai. Karena ini mobilisasi alat-besar, seperti tunnel boring. Itu dibawa dari Jerman, dari Jepang. Itu gede sekali, saya sudah liat sendiri," ujar Jokowi, di Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (12/6/2013).
Dia menegaskan, meski keputusan untuk kapan memulai proyek tersebut menjadi urusan MRT, tapi dia terus mendesak agar proyek itu dikebut supaya segera ada realisasi secara fisik. "Itu urusan MRT, saya hanya mendorong supaya dipercepat," ulangnya.
Sebelumnya, penandatanganan kontrak kerja sama pembangunan MRT sudah dilakukan di Wisma Nusantara, Jakarta, dilakukan oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami, dan perwakilan dari Shimizu-Obayashi-Wijaya Karya-Jaya Konstruksi Joint Venture Tetsuo Oishi.
Penandatangan kontrak juga dihadiri oleh perwakilan dari Sumitomo Mitsui Construction Company (SMCC)-Hutama Karya Joint Operation Tsuyoshi Kan.
(san)